Selat Hormuz Dibuka, AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Sementara
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
Seoul – Kepolisian Korea Selatan (Korsel) mengungkapkan bahwa para penyelidik mereka dihalangi untuk menggeledah kantor Presiden Yoon Suk Yeol terkait dengan penyelidikan atas penetapan darurat militer singkat pada 3-4 Desember lalu. Hal ini terjadi setelah para pengawal kepresidenan mencegah tim kepolisian memasuki gedung utama di kompleks kantor presiden.
Kepolisian Korsel awalnya mengungkapkan bahwa mereka berhasil menggeledah sejumlah kantor dan lembaga terkait, termasuk kantor layanan sipil, beberapa lembaga kepolisian, dan Badan Keamanan Majelis Nasional (parlemen). Namun, pada pernyataan terbarunya, juru bicara kepolisian menyebutkan bahwa tim investigasi tidak dapat mengakses gedung utama kantor kepresidenan karena pembatasan yang diberlakukan oleh pengamanan kepresidenan.
“(Para penyelidik) telah mendapatkan akses ke kantor layanan sipil. Namun, kami saat ini tidak dapat memasuki gedung utama karena pembatasan akses yang diberlakukan oleh para penjaga keamanan kepresidenan,” ujar juru bicara tersebut.Insiden ini terkait dengan pengumuman mendadak darurat militer oleh Presiden Yoon pada Selasa malam, 3 Desember 2024. Langkah yang mengejutkan publik Korsel itu melibatkan pengerahan pasukan dan helikopter militer ke gedung parlemen. Darurat militer tersebut berlangsung sangat singkat, hanya enam jam, setelah mayoritas anggota parlemen mendesak Presiden Yoon untuk segera mencabutnya.
Penyelidikan terhadap Presiden Yoon berfokus pada sejumlah tuduhan, termasuk pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan, terkait dengan keputusan darurat militer tersebut. Presiden Yoon telah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara ini dicegah untuk bepergian ke luar negeri selama proses penyelidikan berlangsung.Kantor Kepresidenan Korsel belum memberikan tanggapan resmi atas laporan yang menyebutkan penghalangan terhadap penggeledahan tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian dan pengadilan masih melanjutkan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini.Penyelidikan atas keputusan darurat militer yang kontroversial ini semakin memicu ketegangan politik di Korsel. Sejumlah kalangan menilai keputusan darurat militer itu tidak hanya menciptakan keresahan publik, tetapi juga berpotensi merusak stabilitas demokrasi di negara tersebut. (johansirait)
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
BINJAI Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional PrabowoGibran Sport, EW Gurky, mengapresiasi kinerja Polres Binjai yang berhasil mengungk
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap enam kasus peredaran narkotika dalam kurun waktu sepekan, sejak 1 hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Program kelas tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan yang sempat disorot terkait dugaan pungutan biaya, mendapat tangga
PENDIDIKAN
JAKARTA Dua kapal tanker milik Pertamina, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride, hingga kini belum dapat melintas di Selat Hormuz. Meski d
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menilai polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah berlangsung t
POLITIK
SIAK Insiden tragis terjadi saat ujian praktik sains di SMP Islamic Center Siak, Riau. Seorang pelajar kelas IX berinisial MA (15) menin
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,77 triliun dari APBN untuk menahan kenaikan biaya haji 2026 di tengah lonjakan harga av
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera mengambil sumpah hakim konstitusi pengganti Anwar Usman serta anggota Ombudsman RI da
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) akan menyetorkan sisa surplus anggaran tahun buku 2025 sebesar Rp40 triliun kepada pemerintah. Dana tersebut a
EKONOMI