Natalius Pigai Usul Sipil Bisa Jadi Pejabat Utama di Lingkungan Polri
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengusulkan agar revisi UndangUndang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Re
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Herlina, ibu dari Jorgiana Augustine, warga sipil yang ikut dalam aksi May Day pada 1 Mei 2025 dan kini ditetapkan sebagai tersangka, menyuarakan keprihatinannya terhadap penetapan status hukum anaknya.
Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap hak menyampaikan pendapat di muka umum.
Dalam pernyataan di Mabes Polri yang didampingi oleh Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), Herlina menjelaskan bahwa anaknya dituduh sebagai provokator, padahal sejatinya turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi secara damai.
"Seharusnya polisi mengamankan provokator, bukan menuduh anak-anak muda yang turun dengan niat tulus lalu dilecehkan dengan kata-kata tak pantas," tegas Herlina, Senin (16/6/2025).
Herlina juga menyatakan bahwa ia memberi izin penuh kepada Jorgiana untuk terlibat dalam demonstrasi tersebut sebagai bentuk pembelajaran demokrasi dan cinta tanah air.
"Anakku diajarkan untuk mencintai Indonesia dan berani menyuarakan keadilan. Itu bukan kejahatan," ujarnya.
Selain mendampingi anaknya, Herlina juga melaporkan dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan oleh aparat kepolisian terhadap peserta aksi. Tim Advokasi mendesak agar kepolisian bertindak transparan dan akuntabel, bukan justru mengkriminalisasi warga sipil yang menyalurkan aspirasi.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa 13 orang yang ikut aksi diamankan karena diduga membawa petasan dan melempari kendaraan di jalan tol.
"Sebanyak 13 orang diamankan di bawah flyover Senayan karena berpotensi melakukan tindakan provokatif," katanya pada 1 Mei 2025 lalu.
Mereka terdiri dari 12 laki-laki dan satu perempuan – diduga termasuk Jorgiana. Namun, tidak sedikit pihak yang menilai penangkapan ini sarat dengan represifitas berlebihan terhadap kebebasan berekspresi.
TAUD dan keluarga korban berharap proses hukum berjalan adil, dan aparat penegak hukum menghormati hak-hak konstitusional setiap warga negara.
Mereka juga mendesak Presiden Prabowo Subianto agar memperhatikan isu-isu penegakan hukum terhadap massa aksi yang memperjuangkan keadilan sosial.
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengusulkan agar revisi UndangUndang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Re
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengusulkan agar keterlibatan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam organisa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA EA Sports kembali membagikan kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim pemain pada Jumat, 5 Juni 2026. Melalui kode terse
ENTERTAINMENT
MEDAN Sebanyak 1.015 pelari dari 34 negara dipastikan ambil bagian dalam ajang Trail of The Kings by UTMB 2026 yang akan berlangsung pad
OLAHRAGA
JAMBI Kembalinya Kompol RC ke lingkungan tugas aktif Kepolisian Daerah (Polda) Jambi memunculkan perhatian publik setelah riwayat kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menyatakan akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) d
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo, bertolak menuju Medan, Sumatera Utara, pada Jumat, 5 Juni 2026. Kunjungan tersebut d
OLAHRAGA
JAKARTA Pengusaha sekaligus mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memaparkan sejumlah langkah strategi
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Tinggi Singapura menolak gugatan terkait proses ekstradisi buron kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos. Komisi Pemberant
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Seorang warga mengeluhkan proses pendaftaran anaknya di SD Negeri 01 Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Ia m
PENDIDIKAN