BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Babinsa dan Polprades Dampingi Warga Alami Gangguan Jiwa di Yehembang Kauh: Kolaborasi Humanis Demi Stabilitas Sosial

Fira - Selasa, 24 Juni 2025 11:48 WIB
Babinsa dan Polprades Dampingi Warga Alami Gangguan Jiwa di Yehembang Kauh: Kolaborasi Humanis Demi Stabilitas Sosial
Babinsa Dampingi Penanganan Warga dengan Gangguan Jiwa di Mendoyo (foto: fira)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JEMBRANA -Wujud kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan, Babinsa Desa Yehembang Kauh, Sertu Zainal Efendi, bersama Polprades Kadek Purnita Riris dan Klian Banjar Munduk Anggrek Kaja, IB.

Dharma Wiguna, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pendampingan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan perhatian khusus di wilayah Banjar Munduk Anggrek Kaja, Kecamatan Mendoyo.

Sasaran pendampingan adalah Ibu Komang Astiti Umaniasih (55), warga kelahiran 7 Oktober 1969, yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan sejak ditinggal wafat oleh suaminya beberapa waktu lalu.

Kunjungan Kemanusiaan yang Tulus

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 24 Juni 2025, tim mendatangi langsung kediaman Ibu Komang untuk melakukan observasi dan memberikan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga.

Berdasarkan informasi dari tetangga sekitar, Ibu Komang kerap menunjukkan perilaku emosional dan tidak stabil, namun bisa dikendalikan dengan bantuan obat penenang.

"Kami hadir sebagai perpanjangan tangan negara untuk mendampingi warga yang membutuhkan, terutama yang rentan secara psikis. Kesehatan mental adalah bagian dari keamanan sosial," ujar Sertu Zainal Efendi usai kegiatan.

Saran Medis dan Solusi Kesehatan Jiwa

Melihat kondisi Ibu Komang, tim gabungan menyarankan agar pihak keluarga segera membawa beliau untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas II Mendoyo.

Hal ini dilakukan agar beliau memperoleh terapi yang tepat, baik secara psikologis maupun medis, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat sekitarnya.

"Keluarga sangat kami harapkan kooperatif. Jangan malu membawa anggota keluarga yang sakit jiwa ke fasilitas kesehatan. Ini bentuk kasih sayang, bukan aib," imbuh Klian Banjar IB. Dharma Wiguna.

Kolaborasi Babinsa–Polprades, Pilar Ketahanan Sosial

Kegiatan ini menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dan Polprades di tengah masyarakat bukan semata menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga tugas kemanusiaan dan sosial. Terutama dalam menghadapi persoalan psikososial warga yang berpotensi mempengaruhi harmoni lingkungan.

"Sinergi seperti ini penting agar masyarakat tidak merasa sendiri. Negara hadir, dan kami ada di garda terdepan untuk membantu," ujar Polprades Kadek Purnita Riris.

Tanggapan Positif dari Masyarakat

Masyarakat Banjar Munduk Anggrek Kaja menyambut baik pendekatan tersebut. Mereka merasa lebih aman dan tenang karena pihak berwenang turut serta secara aktif menjaga kondisi sosial.

"Terima kasih atas kepedulian dari aparat desa. Semoga Ibu Komang cepat sembuh dan kembali normal," ujar salah satu tetangga.

Penanganan Gangguan Jiwa Bukan Tanggung Jawab Pribadi Semata

Fenomena gangguan mental seringkali dianggap tabu di masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan pendekatan komprehensif antara aparat dan warga, stigma terhadap penyakit mental bisa dikikis, sekaligus mendorong upaya penanganan yang lebih bermartabat dan manusiawi.

Sinergi Membangun Desa yang Aman, Sehat, dan Peduli

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, Polprades, dan Klian Banjar merupakan contoh nyata kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas dan kesehatan masyarakat desa. Semangat gotong royong dan solidaritas dalam menghadapi masalah sosial ini harus terus dirawat dan dikembangkan.

Dengan sinergi seluruh elemen, Desa Yehembang Kauh diharapkan semakin kokoh sebagai desa yang aman, sehat, dan peduli terhadap sesama.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru