Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
ACEH - Penolakan keras terhadap aktivitas tambang emas oleh PT Pegasus Mineral Nusantara terus digaungkan oleh masyarakat Kemukiman Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
Warga menyampaikan sikap resmi melalui surat bernomor 009/KPM/X/2024, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh.
Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Mukim Pameu, Salihin, bersama lima kepala desa. Dalam surat itu, warga mengungkapkan sembilan alasan utama penolakan terhadap rencana tambang emas di wilayah mereka.
Mulai dari ketergantungan hidup pada pertanian, pentingnya menjaga kelestarian sungai dan hutan, hingga mencegah konflik sosial dan pelestarian budaya lokal, semua menjadi dasar sikap tegas warga untuk menolak tambang.
"Jika ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pameu, maka yang perlu didorong adalah sektor pertanian, bukan eksploitasi tambang yang berisiko tinggi," tegas Salihin.
PT Pegasus diketahui mendapat izin usaha pertambangan (IUP) dengan luas konsesi mencapai 1.008 hektar, dengan target produksi 2.090.000 ton per tahun. Warga menilai aktivitas ini berpotensi mencemari 28 sungai yang menjadi sumber air bersih dan habitat hayati di wilayah mereka.
Sikap penolakan ini juga disampaikan warga secara langsung dalam unjuk rasa pada Selasa, 22 Oktober 2024, saat perwakilan perusahaan datang melakukan sosialisasi.
Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, H. Hamdan SH, secara terbuka menerima tokoh masyarakat Pameu, T. Syawaludin dan Ruslan, di ruang kerjanya pada 25 Juni 2025. Ia menyatakan dukungan penuh atas aspirasi masyarakat yang berjuang mempertahankan ruang hidupnya.
"Tambang bukan solusi. Kehadiran tambang justru berisiko tinggi terhadap pencemaran air, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial," tegas Hamdan.
Ia juga menyerukan kepada semua elemen masyarakat Takengon dan sekitarnya untuk bersolidaritas membantu perjuangan warga Mukim Pameu. Dalam pertemuan itu turut hadir Sekretaris Fraksi NasDem DPRK Aceh Tengah, Genap, serta anggota dewan, Nove Alfirzan.*
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK