BULOG Sumut Genjot Beras SPHP dan Bantuan Pangan, Stok Aman Harga Tetap Stabil
MEDAN Perum BULOG Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya stabilisasi pangan dengan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras se
EKONOMI
JAKARTA – Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus memicu beragam tanggapan dari berbagai kalangan.
Salah satu sorotan datang dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) 2025, Tiyo Ardianto. Ia menilai publik perlu mengawal secara kritis proses hukum yang tengah berjalan agar pengungkapan kasus dilakukan secara menyeluruh dan transparan.
Dalam pernyataannya, Tiyo mengungkapkan kekhawatiran bahwa penetapan tersangka terhadap Dadan Hindayana dapat memunculkan persepsi adanya upaya pengalihan fokus dari polemik yang lebih luas terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang selama ini menjadi program unggulan pemerintah.Baca Juga:
Menurut Tiyo, masyarakat perlu memastikan bahwa proses hukum tidak berhenti pada individu tertentu saja, melainkan mampu mengungkap seluruh pihak yang memiliki keterkaitan apabila ditemukan keterlibatan berdasarkan fakta hukum.
"Cuma penumbalan supaya medan konflik yang awalnya nyerang presiden jadi nyerang Pak Dadan," ujar Tiyo dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/6/2026).
Selain menyoroti kasus hukum yang menjerat Dadan Hindayana, Tiyo juga mempertanyakan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan tata kelola Badan Gizi Nasional pasca-pergantian pejabat.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis periode 2025-2026. Selain Dadan Hindayana, dua nama lain yang turut ditetapkan sebagai tersangka adalah Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
Ketiganya diduga terlibat dalam penyimpangan tata kelola program, termasuk sejumlah pengadaan barang yang saat ini masih dalam proses penyidikan Kejaksaan Agung.
Usai ditetapkan sebagai tersangka, Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN tersebut langsung menjalani penahanan di Rumah Tahanan Salemba untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kasus dugaan korupsi MBG menjadi perhatian publik karena menyangkut program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Kejaksaan Agung menegaskan proses penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh fakta dan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.
Sementara itu, berbagai elemen masyarakat, akademisi, hingga organisasi mahasiswa terus memberikan perhatian terhadap perkembangan kasus yang diperkirakan akan menjadi salah satu perkara korupsi besar yang menyita perhatian nasional sepanjang tahun 2026.*
(dw/dh)
MEDAN Perum BULOG Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya stabilisasi pangan dengan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras se
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap masih tingginya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan murid baru
NASIONAL
JAKARTA Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN sebagai tersangka kasus dugaan
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (7/6/2026), tercatat masih bertahan di level
EKONOMI
JAKARTA Kasus dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik. Salah satu yang kembali disorot ad
NASIONAL
JAKARTA Harga ratarata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Mei 2026 tercatat mengalami penurunan signifikan.
EKONOMI
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti kasus dugaan korupsi dalam P
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia U19 menghadapi pertandingan paling menentukan di fase grup Piala AFF U19 2026. Garuda Muda wajib meraih kemen
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah tengah mematangkan skema baru bagi hasil sektor pertambangan yang diklaim akan memberikan manfaat lebih besar bagi ne
EKONOMI
JAKARTA Jerawat yang terus muncul meski sudah rutin menggunakan berbagai produk perawatan kulit sering kali membuat banyak orang frustra
KESEHATAN