Digitalisasi Pasar Dimulai, Rico Waas Luncurkan Sistem Pembayaran Nontunai di Pasar Petisah
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Peti
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting alias TOP, terus menuai reaksi dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Puteri Leida Harahap, tokoh perempuan yang dikenal vokal di organisasi kemasyarakatan GEMMA PETA INDONESIA.
Dalam keterangannya kepada media, Puteri menilai OTT KPK ini sebagai bukti kuat bahwa praktik "komitmen fee proyek" atau gratifikasi dalam pengadaan proyek pemerintah memang nyata terjadi, meskipun tidak pernah tertuang secara tertulis dalam dokumen resmi.
"Komitmen fee proyek itu selalu ada meski tidak tersurat. Itu merupakan bentuk kesepakatan jahat antara pemberi dan penerima pekerjaan. Bahkan bagian untuk pimpinan tertinggi pun biasanya sudah diperhitungkan," ujar Puteri dengan nada tegas, Minggu (29/6/2025).
Puteri juga mengutip keterangan resmi dari KPK, di mana dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (28/6) di Gedung Merah Putih, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu membeberkan kronologi kasus dugaan suap dalam proyek pembangunan jalan Sipingot, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), hingga Batas Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Proyek ini dirancang sejak April 2025 dan telah diarahkan agar dimenangkan oleh PT Dalihan Natolu Grup (PT DNG), milik Muhammad Akhirun alias KIR.
"Survey lokasi proyek dilakukan tanggal 22 April 2025 oleh KIR, TOP, dan pejabat UPTD II Gunung Tua Rasuli Efendi Siregar alias RES. Proyek itu sudah disiapkan sedari awal untuk PT DNG. Bahkan, pengaturan proses e-katalog sudah dilakukan demi memastikan PT DNG menjadi pemenang," jelas Asep dalam konferensi pers.
KPK mengungkap bahwa komitmen fee proyek diduga berkisar antara 10% hingga 20% dari nilai proyek yang mencapai Rp231,8 miliar.
Dari jumlah itu, TOP disebut akan menerima sekitar 4% hingga 5%, yang jika dikalkulasi setara dengan sekitar Rp8 miliar, dibayarkan secara bertahap sesuai termin proyek.
KPK juga mendapati adanya pembayaran awal atau perskot dari KIR kepada RES, yang diberikan baik secara tunai maupun melalui transfer ke rekening pribadi.
Dana sebesar Rp231 juta yang disita KPK disebut sebagai sisa dari total Rp2 miliar yang ditarik KIR sebelumnya.
Tak hanya menyoroti soal gratifikasi, Puteri Leida juga mempertanyakan kemungkinan keterlibatan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Peti
PEMERINTAHAN
MEDAN Kafilah Kabupaten Batu Bara berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke
PEMERINTAHAN
LANGKAT Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang, upaya pelestarian budaya daerah dinilai semakin penting untuk menjaga
PEMERINTAHAN
BINJAI Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kota Binjai mendesak Pemerintah Kota Binjai untuk segera membenahi tata kelola retrib
NASIONAL
BANGKALAN Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi Kantor Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Kamis, 25 Juni 2026. Mer
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) memastikan salah satu kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Kapal Gamsunoro, berh
EKONOMI
YOGYAKARTA Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, angkat bicara setelah dirinya dila
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah nyata apabila benar me
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk me
KESEHATAN
DELI SERDANG Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Provinsi Sumatera Uta
PEMERINTAHAN