BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

78 Putra Terbaik Papua Lulus Seleksi Bintara TNI AD, Siap Jadi Generasi Penerus Bangsa

Ronald Harahap - Rabu, 09 Juli 2025 19:50 WIB
78 Putra Terbaik Papua Lulus Seleksi Bintara TNI AD, Siap Jadi Generasi Penerus Bangsa
Seleksi Caba PK TNI AD pada TA 2025 di Sub Panpus Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (9/7/2025). (foto: Dok Pendam XVIII/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MANOKWARI – Sebanyak 78 putra asli Papua (OAP) berhasil lolos seleksi sebagai calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD pada TA 2025.

Seleksi yang berlangsung ketat dan penuh tantangan ini diadakan di Sub Panpus Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (9/7/2025).

Keberhasilan mereka menjadi bukti nyata semangat dan tekad para pemuda Papua dalam mengabdi kepada bangsa melalui jalur militer.

Proses seleksi yang transparan dan bebas dari praktik pungutan liar menjadi sorotan utama dalam rekrutmen kali ini.

Kodam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa tidak ada biaya yang dipungut untuk seleksi prajurit TNI AD.

Hal ini demi menjaga integritas, profesionalisme, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Letkol Inf Eko Hariyanto, Pabandya Rendiaga Spersdam XVIII/Kasuari, menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian luar biasa para peserta, khususnya putra asli Papua yang berhasil bersaing dan lulus seleksi.

"Kami sangat mengapresiasi semangat luar biasa dari para peserta. Kami berharap mereka dapat terus mengukir prestasi di dunia militer dan menjadi generasi penerus yang berkompeten untuk bangsa," ujarnya.

Rekrutmen TNI AD kali ini juga menjadi salah satu cara dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda di Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah timur Indonesia.

Dengan lolosnya 78 calon Bintara ini, mereka akan segera mengikuti pendidikan militer tahap pertama yang dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2025.

Pendidikan ini akan berlangsung selama dua bulan, diikuti dengan tahap kedua selama satu bulan.

Pendidikan ini tidak hanya mempersiapkan mereka secara fisik dan mental, tetapi juga mengembangkan kemampuan kepemimpinan serta kedisiplinan yang dibutuhkan dalam dunia militer.

Salah satu peserta yang dinyatakan lulus, Norman Ramar, mengungkapkan rasa syukurnya setelah lolos seleksi.

"Saya bangga bisa lulus. Ini bukan hanya tentang saya, tetapi juga tentang semangat anak Papua untuk terus maju dan berprestasi. Mari kita tunjukkan bahwa anak Papua itu hebat," ujar Norman dengan penuh semangat.

Selain para calon prajurit, kebahagiaan juga dirasakan oleh orang tua mereka.

Mama Karolina Kekri, orang tua salah satu calon siswa asal Teluk Wondama, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya.

"Terima kasih kepada Bapak Pangdam dan semua yang telah mendukung anak-anak kami. Kami sangat bersyukur karena Kodam Kasuari sudah memberi jalan bagi anak-anak Papua untuk maju dan menjadi prajurit negara," ucapnya dengan penuh haru.

Dengan lolosnya 78 putra Papua dari total 296 calon Bintara yang mendaftar, Kodam XVIII/Kasuari berhasil memilih generasi muda terbaik dari Papua.

Mereka diharapkan tidak hanya menjadi prajurit tangguh, tetapi juga dapat memperkuat kedudukan Papua Barat dan Papua Barat Daya sebagai salah satu wilayah penyumbang prajurit berkualitas di tubuh TNI Angkatan Darat.

Ini adalah awal dari perjalanan panjang bagi 78 putra terbaik Papua untuk berkontribusi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, serta menjadi teladan bagi generasi muda Papua lainnya.

Keberhasilan ini menjadi simbol kemajuan dan harapan bagi masa depan Papua yang lebih baik.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru