Sepatu Jadi Tempat Persembunyian, Begini Modus Pengedar Selundupkan Vape Narkoba ke THM Medan
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Satria Arta Kumbara, mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut, menyampaikan permohonan maaf dan meminta kebesaran hati pemerintah Indonesia untuk memulangkannya dari Rusia.
Ia menyatakan keinginannya untuk kembali menjadi warga negara Indonesia setelah status kewarganegaraannya dicabut karena keterlibatannya dalam operasi militer Rusia di Ukraina.
Dalam pernyataan terbuka yang diunggah melalui akun TikTok miliknya, Satria mengaku bahwa keputusannya bergabung dalam militer Rusia bukanlah bentuk pengkhianatan terhadap tanah air, melainkan semata-mata karena dorongan ekonomi.
"Saya tidak pernah berniat mengkhianati negara. Tujuan saya datang ke sini hanya untuk mencari nafkah," ungkap Satria dalam video yang diunggah, Senin (21/7/2025).
Satria, yang sebelumnya berpangkat Sersan Dua sebelum dipecat karena desersi, mengaku tidak memahami konsekuensi hukum dari penandatanganan kontrak kerja dengan Kementerian Pertahanan Rusia.
"Saya mohon maaf atas ketidaktahuan saya yang berakibat pada hilangnya kewarganegaraan. Saya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo, Mas Gibran, dan Bapak Sugiono agar membantu saya mengakhiri kontrak ini dan memulangkan saya ke tanah air," ujarnya.
Kementerian Hukum dan HAM sebelumnya telah mengumumkan bahwa Satria kehilangan status WNI berdasarkan Pasal 23 huruf d dan e, serta Pasal 31 Ayat (1) huruf c dan d dari PP Nomor 2 Tahun 2007.
Hal ini karena bergabungnya Satria ke militer asing dilakukan tanpa izin resmi dari Presiden RI, sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan.
"Secara hukum, status WNI Satria gugur otomatis. Kami akan segera menyampaikan laporan resmi kepada yang bersangkutan melalui KBRI Moskow," ujar Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas.
Dalam pernyataannya, Satria juga menyebut bahwa dirinya sempat berpamitan dengan ibunya sebelum berangkat ke Rusia, dan keberangkatan tersebut telah ia niatkan untuk memperbaiki keadaan ekonomi.
"Saya mohon agar saya bisa kembali menjadi warga negara Indonesia. Kewarganegaraan RI adalah segalanya bagi saya, dan tidak bisa dibandingkan dengan apa pun," katanya sambil menahan haru.
Ia juga meminta bantuan warganet agar videonya sampai ke tangan pengurus Partai Gerindra, serta kepada Menteri Pertahanan dan Presiden RI Prabowo Subianto.
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), menerima upah sebesar 50.000 Ringgit Malaysia (RM), setara sekitar Rp219,4
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Upaya Pemerintah Aceh mengurai antrean panjang di sejumlah SPBU mulai menunjukkan hasil. PT Pertamina Patra Niaga meningkatka
EKONOMI
TANJUNG JABUNG TIMUR Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk sementara menghentikan aktivitas administra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat turun. Harga emas Antam logam mulia berada di posisi Rp2.60
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Pada pukul 09.28 WIB, mata uang Garuda terdepr
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (4/8/2026) dibuka menguat 0,33 persen atau 20,28 poin ke posisi 6.254,78, lebi
EKONOMI
JAKARTA Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul berjanji akan mempercepat pemulangan 500 warga negara Indonesia (WNI) yang menja
NASIONAL
BOGOR Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta maaf kepada suporter setelah Skuad Garuda dipermalukan Vietnam 03 pada laga Grup A
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meminta pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatak
NASIONAL