Gubernur NTT Ajak Lulusan UKAW Jadi Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Pencari Kerja
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyoroti perdebatan publik terkait keaslian ijazah yang menurutnya sudah tidak relevan dalam konteks kontribusi seseorang terhadap bangsa dan negara.
Hal ini disampaikan dalam acara peluncuran Yayasan Padi Kapas Indonesia dan diskusi bertajuk "Merawat Indonesia dengan Akal Sehat: Sumbangsih Dr. Sjahrir untuk Negeri", di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (28/7/2025).
Dalam sambutannya, Luhut menggarisbawahi tiga nilai utama dari pemikiran mendiang Dr. Sjahrir yang masih sangat relevan hingga saat ini, yakni keadilan sosial, pembangunan manusia, dan akal sehat.
Nilai-nilai tersebut, kata Luhut, harus diterjemahkan secara nyata dalam program pembangunan nasional.
"Penting bagi kita semua untuk tidak memecah belah bangsa dengan pemikiran yang tidak substansial. Seperti soal ijazah yang masih saja diperdebatkan. Itu sangat tidak relevan," ujar Luhut tegas.
Ia menilai, dalam membangun Indonesia, yang lebih utama adalah kontribusi nyata dan pemikiran konstruktif, bukan latar belakang administratif semata.
"Apa sih pentingnya ijazah itu? Saya sendiri bahkan tidak ingat di mana menyimpannya. Yang penting adalah apa yang telah kita kontribusikan untuk negeri ini," ujarnya.
Sebagai informasi, isu mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali mencuat dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, menurut Luhut, polemik tersebut justru mengganggu fokus pembangunan dan menciptakan kegaduhan yang tidak perlu.
"Kita ini perlu akal sehat. Jangan kita mengklaim sebagai intelektual, tapi menyulut perpecahan. Perbedaan itu sudah ada sejak awal sejarah manusia. Mari kita gunakan akal sehat untuk memperkuat persatuan," katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para intelektual dan tokoh publik, untuk lebih bijak dalam menyampaikan pandangan.
Fokus utama, kata Luhut, adalah menjawab tantangan bangsa melalui kerja konkret dan gagasan solutif.
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI
MEDAN Kasus pencemaran nama baik yang melibatkan Roy Suryo dan Dokter Tifa terkait tuduhan ijazah Presiden ke7 Jokowi terus berkembang.
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek instalasi komunikasi dan pembuatan video profil desa, Amsal Sitepu, telah dikeluarkan d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa kebijakan optimalisasi program Makan Bergizi Gr
EKONOMI