BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

Plt. Kades Gapuk Tua Diduga Salahgunakan Wewenang dan Indisipliner, Bupati Tapsel Diminta Turun Tangan

- Selasa, 05 Agustus 2025 09:46 WIB
Plt. Kades Gapuk Tua Diduga Salahgunakan Wewenang dan Indisipliner, Bupati Tapsel Diminta Turun Tangan
ilustrasi pns (foto : freepik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPSEL - Pejabat sementara (Plt.) Kepala Desa Gapuk Tua, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Hamonangan Ritonga, disinyalir menyalahgunakan wewenang sekaligus menunjukkan sikap indispliner dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur desa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Hamonangan Ritonga, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Marancar, kerap meninggalkan tugasnya sebagai Plt.

Kepala Desa demi mendampingi tugas-tugas istrinya, Gabe Mariboto Nasution, yang menjabat sebagai Kasi Pendapatan Kantor Camat Marancar, dan sebaliknya.

"Contoh kecil saja, saat ada perintah tugas untuk Sekcam, malah Kasi Pendapatan yang mendampingi suaminya, padahal bukan tugasnya. Akibatnya, pekerjaan sebagai Kasi Pendapatan menjadi tidak efektif," ujar seorang narasumber berinisial R, yang identitasnya diminta untuk tidak dipublikasikan.

Klarifikasi Tidak Diberikan, Plt. Kades Bungkam

Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media ini baik melalui surat resmi maupun pesan WhatsApp kepada Plt. Kades Gapuk Tua, namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan, bantahan, maupun klarifikasi dari yang bersangkutan.

Diamnya pihak terkait semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak sesuai dengan aturan birokrasi pemerintahan desa dan etika pelayanan publik.

Desakan Evaluasi oleh Bupati Tapsel

Menyikapi laporan dan keresahan masyarakat, sejumlah pihak mendesak Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, untuk segera memanggil dan mengevaluasi kinerja Plt. Kades Gapuk Tua.

Bila diperlukan, masyarakat bahkan meminta agar pejabat yang bersangkutan dicopot dari jabatannya guna menjaga marwah pemerintahan desa serta memberikan teladan yang baik dalam pelayanan publik.

"Pejabat publik semestinya menjadi contoh yang baik, bukan justru memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Ini menyangkut kredibilitas pemerintahan desa," ujar warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.*

(kp/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru