Presiden Prabowo Hadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025, Simbol Persahabatan Indonesia-Singapura
- Sabtu, 09 Agustus 2025 15:10 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Singapura untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025, pada Sabtu (9/8/2025).(foto : kumparan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
SINGAPURA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Singapura untuk menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025 yang digelar pada Sabtu, 9 Agustus 2025.
Kunjungan ini menjadi simbol kuat hubungan diplomatik dan persahabatan erat antara Indonesia dan Singapura yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Pangkalan Udara Paya Lebar Air Base (PLAB), Singapura sekitar pukul 13.10 WIB.
Presiden disambut secara resmi oleh otoritas Singapura setibanya di Negeri Singa. Parade akbar yang tahun ini mengusung tema "Majulah Singapura" digelar di The Padang, pusat kota Singapura, dan diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat serta militer.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam perayaan Hari Nasional ke-60 Singapura menunjukkan dukungan dan penghormatan pemerintah Indonesia atas pencapaian dan eksistensi negara tetangga tersebut.
"Kehadiran Presiden Prabowo adalah wujud penghargaan Indonesia terhadap Singapura sebagai mitra strategis, serta memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pertahanan, dan sosial budaya," tulis siaran pers Sekretariat Presiden.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ini antara lain:
Menteri Luar Negeri Sugiono
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto
Kunjungan ini diharapkan memperkuat kerja sama kedua negara di masa mendatang, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara.*