BMKG Ungkap Penyebab Kabut Asap di Danau Toba, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa pemberantasan tambang ilegal merupakan bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan hukum dan memberantas kejahatan ekonomi di Indonesia.
Saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Yusril mengatakan bahwa kejahatan besar yang kini menjadi fokus pemerintah bukan hanya narkoba atau judi daring, melainkan juga kejahatan ekonomi seperti ilegal mining, kehutanan, dan perkebunan.
"Ini sudah dibahas beberapa kali bersama Presiden. Beliau ingin penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu," tegas Yusril.
Langkah Konkret Pemerintah: Cabut Izin, Tindak Tegas
Yusril menjelaskan, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah konkret, seperti mencabut izin usaha, membatalkan hak guna usaha (HGU) atas tanah terlantar, serta melakukan penertiban aktivitas pertambangan liar.
"Semua ini dilakukan dengan dasar hukum yang jelas. Tambang ilegal adalah perampokan kekayaan negara yang tak memberi manfaat bagi rakyat," lanjutnya.
Ia menyoroti bahwa kegiatan pertambangan ilegal sering kali mengekspor hasil tambangnya secara ilegal dan menyimpan keuntungannya di luar negeri, merugikan negara secara signifikan.
Presiden Prabowo: 1.063 Tambang Ilegal Akan Ditertibkan
Dalam pidato kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR RI, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tekad kuat untuk menertibkan 1.063 titik tambang ilegal yang telah terdeteksi di seluruh wilayah Indonesia.
"Saya telah menerima laporan bahwa terdapat 1.063 tambang ilegal. Kita akan tertibkan semuanya," kata Presiden Prabowo.
Ia menambahkan bahwa potensi kerugian negara dari tambang-tambang ilegal tersebut mencapai sedikitnya Rp300 triliun.
Butuh Dukungan Parlemen dan Seluruh Rakyat
Presiden juga secara terbuka meminta dukungan dari MPR, DPR, dan seluruh partai politik untuk mendukung langkah tegas pemerintah dalam penertiban pertambangan ilegal sebagai bagian dari penyelamatan kekayaan negara.
"Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal keadilan ekonomi dan kedaulatan bangsa atas sumber daya alamnya," tegas Prabowo dalam pidatonya.
Penertiban tambang ilegal ini akan menjadi salah satu fokus utama pemerintah ke depan dalam mewujudkan ekonomi yang bersih, berkeadilan, dan berkelanjutan.*
(j006)
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu angkutan umum dan dua truk terjadi di Jalan Lintas MedanTebing Tinggi, tepat
PERISTIWA
YOGYAKARTA Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM seDIY) mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK
MEDAN Aktivis hukum Dhani Lubis bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan Direktur Siber Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Bayu Wic
NASIONAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) S
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendukung permintaan keluarga Winda Lorenza agar dilakukan ekshumasi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggerebek kawasan Jalan Denai, Gang Jati, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menyatakan akan mematuhi putusan hakim praperadilan yang mengabulkan sebagian permohonan anggota DPRD Sumut d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polisi menangkap seorang pemuda berinisial TSR (18) yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan terhadap dua wanita di Jalan Yos Su
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Jalur pendakian Gunung Sibayak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ditutup sementar
PARIWISATA