Tawuran Resahkan Warga, Polrestabes Medan Tangkap 8 Terduga Anggota Geng Motor SAVADOR 424
MEDAN Tim Khusus (Timsus) JCS bersama Tim Opsnal Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menangkap delapan or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia menegaskan pentingnya percepatan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan siber pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi serangan siber yang kian meningkat.
Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam, Budi Eko P, mengungkapkan bahwa saat ini baru sekitar 42 persen dari 552 pemerintah daerah di Indonesia yang telah membentuk TTIS.
"Percepatan pembentukan TTIS sangat perlu kita percepat. Sebab beberapa infrastruktur digital milik pemerintah telah mengalami serangan siber dan pencurian data selama beberapa tahun terakhir," ujarnya usai rapat koordinasi percepatan pembentukan dan penguatan TTIS di Medan, Kamis (21/8).
Menurut Budi Eko, insiden serangan siber yang menimpa institusi penting seperti BPJS, KPU, serta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menjadi bukti nyata perlunya langkah antisipasi yang serius.
Oleh karena itu, Kemenko Polkam bersama Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk dan memperkuat TTIS.
Sesuai arahan Presiden RI, pembentukan TTIS diharapkan selesai tahun ini, sementara peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) akan menjadi fokus tahun berikutnya.
"Tahun ini prioritas pembentukan TTIS, tahun depan baru kita tingkatkan kapasitas SDM-nya," jelas Budi Eko.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Erwin Hotmansah Harahap, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan percepatan pembentukan TTIS di 24 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Namun, salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan SDM yang memiliki kompetensi teknis di bidang persandian dan keamanan informasi.
"Jumlah ASN yang memiliki keahlian di bidang ini masih sangat minim, hanya sekitar 10 orang yang mengcover 33 kabupaten/kota di Sumut," ujar Erwin.
Saat ini, dua TTIS di Sumatera Utara telah beroperasi, yakni di Kota Medan dan Kabupaten Nias.
MEDAN Tim Khusus (Timsus) JCS bersama Tim Opsnal Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menangkap delapan or
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jaya Angkatan ke66 resmi berakhir pada Selasa, 6 Oktober 2026. Dari 21 peserta ya
NASIONAL
DEPOK Pemerintah Kabupaten Batu Bara memperkuat sistem keamanan siber dengan menerima pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari B
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan pentingnya pengelolaan program dan anggaran pendid
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara dengan agenda penyampaian p
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, memperkuat sistem keamanan informasi pemerintaha
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersa
PEMERINTAHAN
ASAHAN Polres Asahan menyiapkan 457 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten A
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan mulai mendistribusikan berbagai kebutuhan logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 ke
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pengurus DPC Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Kota Tanjungbalai yang diketuai Florentina Dewi Anggreani melakukan
PEMERINTAHAN