"Revitalisasi kereta sebaiknya diarahkan untuk mendukung program-program ini, bukan untuk menormalisasi perilaku yang berisiko terhadap kesehatan publik," tambahnya.
Meskipun menolak secara substansi, Gibran tetap menyambut baik adanya aspirasi dari DPR dan masyarakat sebagai bentuk dinamika demokrasi.
"Semua masukan kami tampung demi peningkatan pelayanan KAI. Tapi sekali lagi, semuanya harus melalui skala prioritas yang jelas dan berpihak pada kepentingan publik," pungkasnya.*