Panglima TNI Dampingi Menko Polkam, Pemerintah Pastikan Indonesia Aman Jelang HUT ke-81 RI
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional tetap aman dan terkendali menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Keme
NASIONAL
BANDA ACEH — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, memimpin apel perdana sejak resmi menjabat di Mapolda Aceh, Senin (25/8).
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Marzuki menyampaikan sejumlah arahan strategis sekaligus membakar semangat seluruh personel dengan pendekatan yang penuh motivasi dan kekeluargaan.
Apel yang berlangsung di Lapangan Apel Polda Aceh itu diawali dengan penyambutan hangat terhadap Brigjen Marzuki.
Ia tampak menyapa dan menyalami satu per satu para pejabat utama Polda, Kapolres, dan Kapolresta, sebelum memberikan sambutan yang mengedepankan semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
"Tertawa dan berteriak lepas adalah cara sederhana namun efektif untuk membakar semangat. Ini bentuk peregangan dan melepaskan beban sebelum kita mulai bekerja melayani masyarakat," ujar Brigjen Marzuki dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan peserta apel.
Dalam arahannya, Jenderal bintang satu lulusan Akabri 1991 ini menekankan pentingnya membangun soliditas, loyalitas, dan dedikasi di tubuh Polri, khususnya jajaran Polda Aceh.
Ia mengajak seluruh anggota untuk bekerja dengan hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Jangan pernah menzalimi rakyat. Ingat, doa orang yang terzalimi sangat mustajab di sisi Tuhan. Kita harus hadir sebagai pelindung dan pelayan, bukan sebaliknya," tegasnya.
Brigjen Marzuki juga mengingatkan bahwa tugas Polri ke depan semakin kompleks.
Mulai dari isu ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, menciptakan iklim kondusif bagi investasi, hingga peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya menjalin sinergi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen bangsa.
"Keberhasilan kita tidak dapat dicapai sendiri. Kolaborasi dengan seluruh pihak adalah kunci agar kita bisa menjaga stabilitas dan kedamaian Aceh secara berkelanjutan," ujar mantan Kepala BNNP Aceh itu.
Di penghujung apel, Brigjen Marzuki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta personel atas pelaksanaan kegiatan lepas sambut yang berjalan lancar dan berkesan.
Ia berharap, semangat kebersamaan dan pengabdian terus terjaga di bawah kepemimpinannya.
"Semoga apel perdana ini menjadi titik awal untuk memperkuat solidaritas, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan komitmen kita dalam menjaga keamanan serta kedamaian di Bumi Serambi Mekah ini," tutupnya penuh harap.*
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional tetap aman dan terkendali menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Keme
NASIONAL
BANDAR LAMPUNG Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mencatat keberhasilan dalam upaya penyelamatan keuangan negara sepanjang Semester I Tah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk menindak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan 44.121 hu
NASIONAL
MEDAN Lebih dari dua dekade, Jaipah harus menjalani kehidupan di rumah yang atap dan dindingnya kerap bocor. Setiap hujan turun, ia dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung pelaksanaan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecam
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan memperluas pelaksanaan pasar murah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera Utara terus bertambah pada Mei 2026
EKONOMI
MEDAN Kasus kematian seorang perempuan berinisial L (30) di Kota Medan, Sumatera Utara, masih menyisakan tanda tanya.Keluarga korban mer
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua Majelis Hakim M. Yusafrihardi Girsang menegaskan seluruh fakta harus diungkap secara terbuka dalam persidangan kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL