BREAKING NEWS
Kamis, 09 April 2026

Reses II di Kelurahan Losung Batu, Muhammad Fajar Dalimunthe Serap Aspirasi Masyarakat dan Dorong Penguatan Adat serta Pertanian

Indra Saputra - Selasa, 26 Agustus 2025 17:03 WIB
Reses II di Kelurahan Losung Batu, Muhammad Fajar Dalimunthe Serap Aspirasi Masyarakat dan Dorong Penguatan Adat serta Pertanian
Reses II di Kelurahan Losung Batu, Muhammad Fajar Dalimunthe Serap Aspirasi Masyarakat dan Dorong Penguatan Adat serta Pertanian (foto : indra sptr/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUAN - Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Fajar Dalimunthe, SH, MH, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun 2025 di Kelurahan Losung Batu, Lingkungan II, Jalan Sabungan,selasa (26/8).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pihak penting, di antaranya perwakilan dari Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Lurah Losung Batu, serta tokoh adat Raja Losung Batu.

Dalam sambutannya, Lurah Losung Batu menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Fajar Dalimunthe karena telah memilih wilayahnya sebagai lokasi reses. Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian lebih mendapat perhatian.

"Kami mohon agar Pak Dewan lebih memperhatikan pembangunan di kelurahan ini, khususnya infrastruktur dan pertanian. Masyarakat sangat membutuhkan dukungan itu," ucap Lurah.

Sementara Raja Losung Batu, yang juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Fajar, turut menyuarakan permohonan agar komitmen terhadap budaya dan adat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diperkuat.

Dalam sambutannya, Muhammad Fajar Dalimunthe mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi dan keluhan yang terjadi di lingkungan mereka.

"Jangan malu atau segan menyampaikan aspirasi. Saya hadir untuk mendengar dan membawa suara bapak/ibu ke lembaga legislatif," tegas Fajar.

Fajar juga mengungkap bahwa dirinya telah mengusulkan Kelurahan Adat sebagai bagian dari pelestarian budaya Tabagsel.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan, di antaranya:

Permasalahan air bersih yang belum merata

Harga hasil panen yang tidak stabil

Kekhawatiran terhadap pinjaman mikro, seperti dari Mekar, Amartha, dan Pantura, yang diduga sudah melampaui batas dan menimbulkan keresahan di masyarakat

Menanggapi hal itu, perwakilan Dinas Pertanian menyatakan pihaknya sudah turun ke lapangan dan menampung seluruh permohonan masyarakat.

"Kami sudah ukur beberapa lokasi. Memang ada kendala efisiensi, dan kami juga mendapat teguran karena indeks pertanian di Kota Padangsidimpuan menurun. Kami akan survei ke Talak Si Sere dan Talak lainnya dalam waktu dekat," jelas Kadis Pertanian.

Sebagai solusi, Fajar menyatakan akan mendorong pembentukan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) di sektor pertanian dan perdagangan agar hasil panen masyarakat bisa terserap maksimal dengan harga yang stabil.

"Kita bisa meniru Kota Medan yang memiliki PD Pasar dan Rumah Potong Hewan. Ini bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) tanpa membebani masyarakat lewat pajak. Ini juga selaras dengan visi Wali Kota, Rico Waras," jelas Fajar.

Fajar juga menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan pengembangan budaya dan adat Tabagsel, dan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke dinas-dinas terkait agar segera dianggarkan dan direalisasikan.

Dalam penutupan acara, Fajar menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kelurahan Losung Batu atas partisipasi aktif mereka selama kegiatan reses.

"Terima kasih atas kehangatan, aspirasi, dan kepercayaan yang diberikan. Saya akan perjuangkan semua aspirasi ini di DPRD," pungkas Fajar.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru