Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII, Titip Nama Baik Kota
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
CHINA -Sejumlah pejabat tinggi militer China kembali diselidiki terkait dugaan korupsi, yang mengungkapkan tantangan berkelanjutan dalam tubuh militer Negeri Tirai Bambu. Setelah Menteri Pertahanan Dong Jun terjerat kasus yang sama, kini Miao Hua, salah satu jenderal senior di Komisi Militer Pusat (CMC), juga diperiksa atas dugaan pelanggaran disiplin yang serius, yang sering kali merujuk pada korupsi.
Dikutip dari Hong Kong Post, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian, membantah laporan yang menyebutkan keterlibatan Dong Jun dalam korupsi, menyebutnya sebagai “fitnah.” Namun, Wu mengonfirmasi bahwa Miao Hua telah diskors dari posisinya sebagai direktur di departemen kerja politik CMC, meskipun alasan pasti terkait penyelidikan belum dijelaskan. Miao menjadi anggota CMC ketiga yang dicopot sejak 2023.
Pemberantasan korupsi di kalangan pejabat pertahanan China semakin intensif setelah Presiden Xi Jinping berkuasa pada 2012. Bahkan, lebih dari 12 pejabat tinggi di sektor pertahanan, termasuk eksekutif kedirgantaraan dan pejabat senior PLA, telah dipecat dalam upaya membersihkan militer China dari praktik korupsi. Pada Oktober 2023, Menteri Pertahanan Li Shangfu dipecat dan digantikan setelah terbukti terlibat dalam tindakan korupsi, sebuah langkah yang mencerminkan keseriusan pemerintahan Xi dalam memberantas penyalahgunaan kekuasaan di tubuh militer.
Meski demikian, korupsi di sektor pertahanan China tetap menjadi masalah yang sulit diatasi. Meskipun telah diberlakukan berbagai kebijakan untuk menanggulangi praktik nepotisme dan favoritisme, sistem militer dan industri pertahanan negara itu masih dihantui oleh suap, komisi ilegal, dan penyalahgunaan jabatan.
Penyelidikan terhadap pejabat tinggi pertahanan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik, khususnya terkait ancaman terhadap Taiwan. Dengan ketidakpastian yang terus membayangi kemajuan reformasi militer, banyak yang meragukan kesiapan militer China untuk menjalankan ambisi Beijing atas Taiwan dalam waktu dekat.
Sebagai langkah untuk mengurangi korupsi lebih lanjut, CMC telah merencanakan pembentukan sistem peringatan dini untuk mendeteksi dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan di dalam tubuh militer. Namun, meski telah ada perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, tantangan besar untuk menghilangkan praktik korupsi ini masih terus berlanjut.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
JAKARTA Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan respons terkait hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempat
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwu
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang 12.000 Dollar Singapura (SGD) dalam amplop yang diduga diberikan Bupati Kuantan Si
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyatakan perang terhadap peredaran narkotika di wilayah Aceh. Pernyataan itu disampaika
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Rasa syukur dan harapan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal mulai tumbuh di tengah para penyintas bencana yang me
NASIONAL
NAGAN RAYA Akses masyarakat di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang sempat terputus akibat bencana hidrome
NASIONAL
Catatan redaksi Berita ini dibuat berdasarkan keterangan keluarga serta dokumen DPR RI dan kliping Pos Metro Medan yang diperlihatkan kepad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 16 saksi dalam penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL