JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (25/8), yang menyoroti tingginya tunjangan anggota DPR.
Menanggapi aksi tersebut, Cak Imin mengatakan bahwa DPR memang memiliki kewenangan dalam menyusun dan mengatur anggaran (budgeting). Namun, ia mengingatkan agar para anggota DPR tetap bijak dalam menetapkan kebijakan agar tidak memicu kecemburuan di tengah masyarakat.
"Ya DPR kan memiliki kewenangan budgeting, membuat anggarannya. Ya tentu sudah harus pintar-pintar menyerap [aspirasi] agar tidak membuat kecemburuan," ujar Cak Imin kepada awak media di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/8).
Cak Imin menyebut bahwa demonstrasi yang terjadi menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi seluruh pihak, terutama bagi para anggota legislatif. Ia berharap ke depannya, para anggota DPR dapat bekerja secara lebih produktif dan menyerap aspirasi masyarakat secara maksimal.
"Khususnya para anggota dewan untuk benar-benar meningkatkan kinerja secara produktif, sehingga aspirasi masyarakat tersalurkan dengan baik," tambahnya.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI dilakukan oleh massa yang menyoroti tingginya tunjangan DPR. Mereka menilai kenaikan tunjangan tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat.*
351 Orang Diamankan Polisi
Dalam aksi tersebut, Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 351 orang, yang terdiri dari 155 orang dewasa dan 196 anak di bawah usia 18 tahun.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary menyampaikan bahwa langkah pengamanan dilakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar area Gedung DPR/MPR.