Survei LPEM UI: 48% Ekonom Menilai Perekonomian Indonesia Terus Memburuk
JAKARTA Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
EKONOMI
BULELENG – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto secara resmi menutup Latihan Menembak Senjata Kendaraan Tempur (Ranpur) Denkav 4/Simha Pasupati Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Tembak Dodiklatpur, Pulaki, Singaraja, pada Rabu (27/8/2025).
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan kehadiran para tokoh penting dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan ini Komandan Pussenkav TNI AD Mayjen TNI Eko Susetyo, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, perwakilan Kejati Bali, pejabat utama Kodam IX/Udayana, Wakil Bupati Buleleng, serta unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa latihan menembak ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus kesiapsiagaan tempur satuan Kavaleri dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista) dan peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Latihan ini menunjukkan kesiapan operasional Denkav 4/SP dalam mengoperasikan berbagai persenjataan, seperti kanon, SMB, dan SMS," jelas Pangdam.
Momentum penting dalam acara ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti Tarantula oleh Pangdam IX/Udayana, disaksikan oleh Danpussenkav, Kapolda Bali, dan undangan lainnya.
Selain itu, penghargaan kehormatan Brivet Yudha Bramasta Wiratama juga disematkan kepada para tokoh oleh Mayjen TNI Eko Susetyo, termasuk kepada Pangdam, Kapolda, dan Wakil Bupati Buleleng.
Brivet ini merupakan tanda kehormatan Korps Kavaleri TNI AD bagi tokoh yang telah menyelesaikan pelatihan menembak senjata kanon Ranpur.
Tak hanya fokus pada latihan tempur, kegiatan ini juga diselingi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar, serta karya bakti di tempat-tempat ibadah, menunjukkan wajah humanis TNI yang senantiasa hadir untuk rakyat.
Pangdam IX/Udayana menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan latihan dengan penuh dedikasi dan disiplin tinggi.
"Profesionalisme adalah kunci keberhasilan tugas. Terus tingkatkan kemampuan, jaga semangat juang, dan tetaplah menjadi prajurit kebanggaan rakyat demi tegaknya kedaulatan NKRI," tegas Pangdam.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga pertahanan negara sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.*
JAKARTA Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia membuka peluang impor minyak dari berb
EKONOMI
TABANAN Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tabanan mengimbau seluruh masyarakat untuk segera mengurus proses Balik Nama (Peralihan Hak
NASIONAL
MEDAN Polisi akhirnya mengungkapkan motif di balik tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Syawal Ardiansyah Nasution (22), yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar Polresta Banda Aceh untuk mengamankan arus mudik Idulfitri
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga akh
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain dan postur kepegawaian na
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kuasa hukum selebritas Inara Rusli, Daru Quthny, mengungkapkan bahwa proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang berkaitan de
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wakil Ketua Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas revisi UndangUnd
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 tidak aka
EKONOMI