Hati-hati dengan BNI Rantauprapat, Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja Hilang
RANTAUPRAPAT Hatihati menyimpang uang di Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat. Bayangkan saja, Rp 28 miliar dana Credit Unio
EKONOMI
MEDAN - Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak kebijakan tunjangan mewah DPRD Sumatera Utara berakhir ricuh dan dibubarkan aparat kepolisian. Demonstrasi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi tidak kondusif usai terjadi pelemparan tomat ke arah gedung DPRD Sumut.
Insiden mulai memanas setelah orasi berlangsung sekitar satu jam. Mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah organisasi kampus melakukan pelemparan tomat sebagai simbol kritik terhadap kebijakan tunjangan anggota dewan. Aksi simbolik tersebut justru memicu respons keras dari aparat kepolisian yang langsung mengejar dan membubarkan massa.
Mobil Komando Kabur, Mahasiswa Berhamburan
Kericuhan membuat mobil komando aksi kabur dari lokasi, diikuti oleh mahasiswa yang berlarian menyelamatkan diri ke berbagai arah, termasuk ke Lapangan Benteng dan Jalan Kapten Maulana Lubis. Beberapa dari mereka sempat tertahan di barikade polisi.
"Tadi masih orasi damai, tapi begitu ada lemparan, langsung dikejar. Padahal kami cuma protes damai soal tunjangan," ujar salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.
Polisi Tutup Akses Jalan dan Amankan Massa
Usai membubarkan demonstran, aparat kepolisian memblokade Jalan Imam Bonjol, tepatnya dari Simpang Kapten Maulana Lubis hingga Simpang Jalan Perdana-Jalan Kejaksaan. Arus lalu lintas sempat dialihkan dan macet terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar pusat pemerintahan Sumatera Utara.
Polisi juga sempat mengamankan beberapa mahasiswa yang dianggap sebagai pemicu kericuhan. Namun, berdasarkan keterangan dari petugas, mereka telah dibebaskan setelah dimintai keterangan.
Latar Belakang Aksi
Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan DPRD Sumut terkait penambahan tunjangan dan fasilitas mewah, yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat di tengah situasi ekonomi masyarakat yang belum stabil.
RANTAUPRAPAT Hatihati menyimpang uang di Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat. Bayangkan saja, Rp 28 miliar dana Credit Unio
EKONOMI
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA Kombes Ardiyanto Tedjo Baskoro, yang menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT),
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Kerusakan tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batangtoru dinilai berdampak langsung terhadap perubahan kondisi aliran Su
NASIONAL
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL