Pengakuan ‘Sultan’ Kemnaker: Noel Marah karena Uang THR Cuma Terkumpul Rp 50 Juta
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijuluki &039Sultan&039 Kemna
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan segera membentuk komisi khusus untuk evaluasi dan reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), menyusul seruan dari kelompok masyarakat sipil Gerakan Nurani Bangsa (GNB).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperbaiki institusi kepolisian dan menanggapi berbagai dinamika sosial yang terjadi belakangan ini.
Pengumuman tersebut disampaikan usai pertemuan antara Presiden Prabowo dan perwakilan GNB pada Kamis malam, 11 September 2025, di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, GNB menyuarakan pentingnya reformasi menyeluruh terhadap institusi kepolisian demi mengembalikan kepercayaan publik.
"Disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasikepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden. Beliau akan segera membentuk tim atau komisi reformasikepolisian," kata Gomar Gultom, eks Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), kepada media usai pertemuan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut bahwa Presiden Prabowo sebenarnya sudah lebih dulu menginisiasi rencana reformasiPolri, bahkan sebelum didorong secara formal oleh GNB.
"Jadi istilahnya tadi itu gayung bersambut ya. Apa yang dirumuskan teman-teman ini justru itu yang sudah akan dilakukan oleh Bapak Presiden, terutama menyangkut masalah reformasi dalam bidang kepolisian," ujar Nasaruddin.
Selain reformasi internal Polri, Presiden Prabowo juga menyetujui pembentukan tim investigasi independen guna menyelidiki secara tuntas rangkaian kerusuhan yang terjadi pada 25 Agustus dan 28–30 Agustus 2025 di Jakarta serta sejumlah daerah lain.
"Presiden menyetujui pembentukan itu [komisi investigasi independen]. Detailnya tentu nanti pihak Istana akan menyampaikan bagaimana formatnya," kata mantan Menteri Agama dan anggota GNB, Lukman Hakim Saifuddin.
Investigasi ini diharapkan dapat mengungkap akar persoalan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menimbulkan korban serta kerusakan fasilitas publik tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Lukman juga menyampaikan aspirasi GNB agar aktivis dan pelajar yang masih ditahan akibat aksi protes pada Agustus lalu segera dibebaskan.
Ia menilai, penahanan tersebut berpotensi merusak masa depan pendidikan para pelajar yang terlibat.
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijuluki &039Sultan&039 Kemna
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Fauzan Lubis, didakwa melakukan tindak pidana k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penikaman terhadap Ketua DPD Golkar
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) membongkar sindikat penyelundupan manusia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyerahkan barang rampasan negara hasil tindak pidana korupsi kepada instansi pemeri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U
OLAHRAGA
BANDA ACEH Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memperkuat kesiapsi
PEMERINTAHAN
PEMATANGSIANTAR Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Pematangsiantar pada Senin (20/4/2026) sore menyebabkan sejumlah ruas
PERISTIWA
BANDA ACEH Sebanyak 112 personel Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengikuti kegiatan donor darah yang digelar bersama Palang Merah Indones
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dikenal sebagai &039sultan&039
HUKUM DAN KRIMINAL