USU Tegaskan Komitmen Jaga Integritas PemilihanIsu dugaan aliran dana Rp25–50 juta yang disebut-sebut sebagai bagian dari praktik suap dinilai sebagai spekulasi yang sengaja digoreng untuk mengganggu kondusivitas kampus menjelang pemilihan.
Prof. Budi kembali menegaskan:
"Pemilihan rektor bukan sekadar memilih pemimpin, tapi juga mempertaruhkan martabat universitas. Kami pastikan proses ini bersih dari praktik politik uang."USU juga memperingatkan bahwa penyebaran informasi tanpa bukti valid dapat menimbulkan keresahan dan siap menempuh jalur hukum demi menjaga nama baik universitas dan sivitas akademika.
"Kami tidak segan mengambil langkah hukum bila fitnah ini terus digulirkan," tutup Prof. Budi.*