DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan komitmen jajaran TNI untuk tetap waspada, profesional, serta selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan bencana dan menjaga keutuhan bangsa.
Hal ini disampaikannya saat memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jl. Sudirman, Denpasar, Rabu (17/9).Dalam amanatnya, Pangdam menyoroti pentingnya pengamanan informasi dan bijak bermedia sosial di tengah maraknya isu-isu provokatif yang dapat merusak hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. Ia mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang dapat merusak persatuan bangsa.
"Jangan mudah terprovokasi, tetap fokus pada tugas pokok, serta bijak menggunakan media sosial. Utamakan keamanan informasi demi menjaga soliditas TNI dan persatuan bangsa," tegas Pangdam.Respons Cepat TNI Hadapi Bencana
Mayjen Piek Budyakto juga menekankan bahwa wilayah Bali, NTB, dan NTT memiliki potensi bencana yang tinggi. Oleh sebab itu, jajaran Kodam IX/Udayana harus memiliki kesiapsiagaan dan respons cepat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada rakyat."TNI harus menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Tunjukkan kepedulian dan respons cepat di lapangan," ungkapnya.
Dukung Ketahanan Pangan NasionalDi sektor ketahanan pangan, Pangdam menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui penyaluran beras SPHP. Hingga Agustus 2025, tercatat 1.030,29 ton beras telah disalurkan kepada masyarakat. Program ini akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun sebagai bagian dari kontribusi TNI dalam menekan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan.
Kesempatan untuk Kowad dan Penekanan Disiplin
Menunjukkan komitmen terhadap kesetaraan gender, Pangdam membuka peluang strategis bagi prajurit wanita (Kowad) untuk menduduki posisi seperti Danramil dan Babinsa, sebagai bentuk pengembangan karier dan profesionalisme prajurit wanita TNI AD.Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan sejumlah penekanan penting, di antaranya:
Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME.Perkuat pengendalian internal dan akuntabilitas satuan.
Bangun profesionalisme, disiplin, dan karakter prajurit bermartabat.Jaga kekompakan dan semangat dalam setiap tugas.
Penghargaan Masa Purna BaktiPangdam juga memberikan penghargaan kepada prajurit yang memasuki masa purna tugas, termasuk Kolonel Ckm dr. I Made Putra Yukti M., Sp.An., M.A.R.S., dan Kolonel Adm I Gede Suwamba, S.H. Ia berharap masa pensiun ini menjadi waktu yang penuh kebahagiaan bersama keluarga.
"Terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya. Semoga masa purna bakti membawa ketenangan dan kebahagiaan bersama keluarga tercinta," ujar Pangdam.Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si. dalam keterangannya menegaskan bahwa arahan Pangdam merupakan bentuk nyata komitmen Kodam IX/Udayana untuk terus menjaga profesionalisme, kesiapsiagaan, dan sinergi dengan rakyat.
"Ini adalah semangat kita untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa dan mendukung program-program pemerintah demi kesejahteraan bersama," tegas Kapendam.Upacara ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran petinggi Kodam, Perwira, LO TNI AL & AU, serta ratusan prajurit dan PNS se-Garnizun Denpasar.*