BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Tak Perlu Bentuk Tim Gabungan Pengusut Kericuhan Demo Agustus

Adelia Syafitri - Rabu, 17 September 2025 17:07 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Perlu Bentuk Tim Gabungan Pengusut Kericuhan Demo Agustus
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. (foto: yusrilihzamhd/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan tidak perlu membentuk Tim Gabungan Pengumpulan Fakta (TGPF) untuk mengusut dalang kericuhan yang terjadi pada demonstrasi akhir Agustus lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Yusril usai menghadiri pelantikan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9).

"Saya sudah mendapat penegasan dari Bapak Presiden barusan bahwa usulan untuk membentuk tim gabungan, tim pengumpulan fakta terhadap kasus-kasus demonstrasi yang berujung kerusuhan akhir Agustus lalu, tidak perlu dibentuk," ujarnya.

Baca Juga:
Menurut Yusril, usulan pembentukan TGPF sebelumnya disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa saat bertemu Presiden di Istana, yang juga didukung oleh mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Namun, Prabowo secara tegas menolak pembentukan tim tersebut.

Meski demikian, Prabowo memberikan ruang bagi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan enam lembaga negara terkait HAM untuk melakukan penyelidikan secara independen terhadap fakta-fakta di lapangan.

"Presiden mengatakan bahwa silakan Komnas HAM dan enam lembaga negara HAM itu bekerja untuk melakukan penyelidikan, menemukan fakta tentang apa yang terjadi di balik demonstrasi itu," tambah Yusril.

Keputusan tersebut menunjukkan sikap pemerintah yang membuka peluang bagi lembaga-lembaga independen dalam mengusut peristiwa kericuhan, tanpa membentuk tim gabungan resmi dari pemerintah.

Demonstrasi yang berlangsung pada akhir Agustus lalu sempat berujung ricuh di beberapa titik Jakarta, memicu perdebatan soal penyebab dan aktor di balik kerusuhan.

Pemerintah terus menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan menindak tegas pelaku kekerasan.*

(kp/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mengapa Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri? Ini Penjelasan dari Istana
PCO Resmi Berubah Jadi Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Gantikan Hasan Nasbi
Yusril Konfirmasi: Salah Satu Korban Hilang Usai Ricuh Jakarta Ditemukan di Klenteng Malang
Djamari Chaniago Resmi Dilantik sebagai Menko Polhukam, Eks Pangkostrad yang Pernah Nilai Prabowo Bersalah di 1998
Presiden Prabowo Resmi Umumkan Reshuffle Kabinet, Erick Thohir Kini Jadi Menpora
Ahmad Dofiri Tiba di Istana Jelang Reshuffle Kabinet Jilid III, Dikabarkan Jadi Staf Khusus Presiden?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru