BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Patung Jenderal Sudirman Bakal Dipindah, Ini Alasannya!

Raman Krisna - Selasa, 30 September 2025 19:55 WIB
Patung Jenderal Sudirman Bakal Dipindah, Ini Alasannya!
Patung Jenderal Besar Sudirman. (foto: AFP/Bay Ismoyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat konektivitas transportasi di Ibu Kota melalui pembangunan Kawasan Integrasi Transportasi Publik di Dukuh Atas.

Dalam pertemuan antara Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, disepakati sejumlah langkah strategis, salah satunya pemindahan Patung Jenderal Besar Sudirman sebagai bagian dari penataan kawasan.

"Kemarin Pak Gubernur menyampaikan bahwa ada kemungkinan memindahkan Patung Jenderal Besar Sudirman. Itu yang semula ada di sisi selatan, akan dipindahkan lebih mendekati ke arah Jalan MH Thamrin," ujar Menhub Dudy dalam media briefing di Jakarta, Selasa (30/9).

Baca Juga:

Pemindahan patung ini dilakukan guna mendukung tata ruang kawasan transit yang mengedepankan efisiensi, estetika, dan kenyamanan publik.

Targetnya, seluruh proyek pengembangan kawasan ini akan selesai pada tahun 2027 mendatang.

Kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas akan menjadi simpul utama yang menghubungkan empat moda transportasi berbasis rel secara terpadu: Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), Kereta Rel Listrik (KRL), dan Kereta Bandara.

"Sudah didesain sedemikian rupa sehingga masyarakat bisa dengan mudah berpindah dari satu moda ke moda lain di Stasiun Dukuh Atas, Sudirman, maupun BNI City," jelas Menhub Dudy.

Dengan terintegrasinya moda transportasi di satu kawasan, pemerintah berharap terjadi peningkatan kualitas layanan transportasi massal dari sisi frekuensi, keandalan, keselamatan, dan kenyamanan.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat, proyek ini juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi yang signifikan.

Menhub menyebut integrasi ini akan meningkatkan nilai properti di kawasan strategis dan mendorong investasi swasta.

"Pada akhirnya ini akan menciptakan nilai ekonomi seperti lapangan kerja, penghematan waktu, dan mendukung keberlanjutan finansial," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan akan terus mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan kawasan transportasi publik yang modern dan berkelas dunia.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Airlangga Beberkan 3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI di Akhir Tahun
Kabar Duka, Ketua MUI Bidang Ekonomi KH Lukmanul Hakim Wafat di RS Jantung Harapan Kita
Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan Selasa
Investasi Capai Rp28,4 Triliun di Semester I 2025, Pemprov Sumut Optimis Tembus Target
Bobby Nasution Dikecam Usai Hentikan Truk Pelat BL, DPRA: Jangan Rusak Persaudaraan Aceh-Sumut
BPNT Tahap 3 2025 Segera Berakhir! Cek Status Penerimaan Bansos Rp600 Ribu Lewat KTP
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru