Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Itu adalah harta yang haram. Ujung-ujungnya akan membawa ketidakbaikan kepada siapa pun dan keluarganya," tegas Prabowo.
Ia menambahkan, uang sitaan senilai Rp 13,2 triliun tersebut dapat dimanfaatkan untuk program-program pro-rakyat.
Salah satunya, pembangunan 1.000 desa nelayan yang telah dirancang pemerintah hingga akhir 2026.
"Tiap desa itu anggarannya Rp 22 miliar. Jadi Rp 13 triliun ini berarti kita bisa membangun 600 kampung nelayan," ungkapnya.
Menurut perhitungan Presiden, jika satu kampung nelayan dihuni oleh 2.000 kepala keluarga (dengan asumsi 5 anggota per keluarga), maka pembangunan tersebut berpotensi meningkatkan kualitas hidup sekitar 5 juta warga Indonesia.
Di akhir pernyataannya, Prabowo kembali menegaskan bahwa pemerintahannya akan tegas terhadap para pelaku korupsi, namun tetap berpihak pada rakyat kecil yang lemah secara sosial maupun ekonomi.
"Kami akan tindak mereka yang menyalahgunakan uang negara. Tapi kepada rakyat kecil, negara harus hadir, melindungi dan membantu," pungkas Presiden.*
(kp/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.