Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak para ibu rumah tangga untuk memperkuat pemahaman mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi penting dalam membentuk karakter anak menuju Generasi Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Perempuan di Provinsi Bali yang berlangsung di Harris Hotel & Convention Denpasar, Kamis (23/10/2025).
Menurut Ny. Putri Koster, kesadaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta peran strategis perempuan dalam keluarga menjadi kunci lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.Baca Juga:

Ia menegaskan pentingnya perhatian khusus dalam seribu hari pertama kehidupan anak, yang merupakan periode krusial untuk tumbuh kembang dan pencegahan stunting.
"Lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan beretika berawal dari keluarga, terutama peran seorang ibu yang fokus mengawal tumbuh kembang anak-anaknya. Dalam seribu hari pertama kehidupan, perhatian terhadap gizi dan kesehatan anak menjadi kunci agar mereka tumbuh sehat dan terhindar dari stunting," ujarnya.
Lebih lanjut, Ny. Putri Koster mengingatkan bahwa peran ibu tidak berhenti pada masa bayi, melainkan terus berlanjut hingga anak memasuki usia sekolah dan remaja.
Masa transisi di jenjang SMP dan SMA disebutnya sebagai fase kritis yang rentan terhadap pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, narkoba, serta dampak buruk media sosial.
"Jika orang tua lalai mengawasi, anak-anak bisa kehilangan arah karena salah memilih pergaulan. Di era sekarang, lingkungan di luar keluarga sangat rentan terhadap kekerasan, pengaruh negatif media sosial, narkoba, dan miras. Karena itu, ibu harus aktif memantau dengan siapa anak bergaul dan kegiatan apa yang mereka lakukan," tegasnya.
Selain peran domestik, Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas perempuan untuk berperan aktif di ruang publik dengan tetap menjaga keseimbangan peran dalam keluarga.
"Setelah kita kuat menghadapi tantangan, barulah kita bisa berbuat banyak sebagai perempuan Bali. Ada peran yang bersifat kodrati dan ada yang bersifat publik. Kita jalankan keduanya dengan seimbang tanpa melawan arus. Jangan sampai kita meninggalkan rumah tangga, karena benteng terakhir keutuhan NKRI adalah keluarga," ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian tertinggi perempuan tidak diukur dari jabatan atau status sosial, melainkan kemampuannya membimbing generasi emas masa depan melalui pendidikan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan.
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN