BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Kasus Tumbler Hilang di KRL Berakhir Damai, Argi dan Anita Saling Memaafkan

Raman Krisna - Jumat, 28 November 2025 14:42 WIB
Kasus Tumbler Hilang di KRL Berakhir Damai, Argi dan Anita Saling Memaafkan
Mediasi kasus tumbler hilang. (Foto: Dok PT KAI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKRTA- Polemik hilangnya tumbler di rangkaian KRL yang sempat memicu keramaian di media sosial akhirnya berujung damai.

Penumpang bernama Anita dan petugas passenger service Stasiun Rangkasbitung, Argi, bertemu dalam sesi mediasi yang turut dihadiri perwakilan KAI Commuter pada Jumat, 28 November 2025.

Dalam video yang beredar usai mediasi, Argi memastikan dirinya masih bertugas di KAI Wisata pada bagian pelayanan penumpang di Stasiun Rangkasbitung.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Anita dan Alvin, yang sebelumnya menyoroti kejadian tersebut.

"Saya Argi masih dipekerjakan di KAI Wisata di bagian passenger service KRL di Rangkas dan minta maaf kepada Mas Alvin dan Mbak Anita bilamana ada salah kata ataupun perbuatan saya," kata Argi.

Anita: "Saya Minta Maaf Telah Mengunggahnya di Media Sosial"

Dalam mediasi yang dilakukan tertutup itu, Anita datang bersama suaminya.

Ia mengakui telah mengunggah kejadian tumbler hilang tersebut ke media sosial hingga menimbulkan kegaduhan publik.

"Saya selaku yang memposting tersebut meminta maaf sebesar-besarnya. Atas kejadian ini saya dan Mas Argi sudah saling memaafkan," ujar Anita.

KAI Commuter: Kasus Jadi Evaluasi Pelayanan

Vice President Train Service Facility and Customer Care KCI, Sondang, juga hadir dalam pertemuan itu.

Ia sebelumnya terseret pemberitaan setelah tangkapan layar percakapan grup WhatsApp internal viral di media sosial.

Sondang menyampaikan permintaan maaf kepada Anita dan menilai insiden ini menjadi pengingat penting soal evaluasi layanan penanganan barang tertinggal di KRL.

"Pada dasarnya kami meminta maaf ke Mbak Anita bahwa pelayanan kami memang masih kurang sehingga penanganan barang tertinggal mengalami sedikit masalah," ujarnya.

"Kami minta maaf dan kami terus akan meningkatkan pelayanan di KCI. Mohon maaf sekali lagi dari kami," lanjutnya.

Mediasi tersebut menutup polemik yang bergulir beberapa hari terakhir dan menjadi salah satu perbincangan terbesar di media sosial terkait pelayanan transportasi publik.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru