DPP Laznas Syarikat Islam, bersama Laznas Syarikat Islam Sumatera Utara, Deli Serdang, dan DPC Syarikat Islam Langsa, menyalurkan 7.000 liter air bersih dan paket sembako ke masjid-masjid, tangki air warga, serta pelosok Rantau. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
KUALA SIMPANG, ACEH TAMIANG – Pemandangan memilukan menyambut warga dan relawan yang memasuki pusat kota Kuala Simpang.
Setelah sepuluh hari banjir melanda, genangan lumpur masih menyelimuti jalanan, memaksa masyarakat berjalan terhuyung sambil mengais sisa makanan dan bantuan seadanya.
Kondisi ini memunculkan satu kebutuhan vital: air bersih, yang kini menjadi simbol harapan.
Air bersih yang disalurkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi pelipur lara bagi masyarakat yang terdampak, agar mereka dapat menjaga kesehatan dan martabat kemanusiaan yang nyaris sirna.
Ir. Permana, Direktur IT & Multimedia Laznas Syarikat Islam, menekankan urgensi bantuan tersebut.
"Air bersih adalah kebutuhan vital agar mereka bisa membersihkan diri dan menegakkan kembali harapan. Kami mengisi toren-toren masjid dan ember-ember di sepanjang pasar Kuala Simpang hingga Rantau," ujarnya.
Pihak organisasi berharap bantuan ini memicu lebih banyak dermawan untuk bergerak, menyatukan doa dan aksi nyata bagi saudara-saudara di Aceh Tamiang.
Solidaritas menjadi cahaya di tengah gelap, membuka jalan bagi mereka untuk memulai hidup baru dengan harapan dan kepedulian.*
(dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Banjir Aceh Tamiang: Air Bersih dan Solidaritas Menjadi Cahaya di Tengah Gelap