Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Kremlin, Moskow, Rabu (10/12/2025). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Saya tahu bahwa negara Anda memiliki rencana seperti itu dan kami selalu siap membantu jika Anda menganggap memungkinkan untuk melibatkan para spesialis kami," kata Putin, menegaskan prospek Rusia di bidang energinuklir.
Pertemuan ini berlangsung di tengah rencana pemerintah Indonesia memperluas kapasitas energinuklir.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyebut ada 4-5 negara yang menunjukkan minat untuk berinvestasi dalam pembangunan PLTN di Indonesia, termasuk Kanada dan Rusia.
Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025-2034, pemerintah menargetkan kapasitas PLTN sebesar 500 Megawatt (MW) dapat beroperasi hingga 2034.
Target ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi energi nasional dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil.
Pertemuan bilateral ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan ekonomi dan diplomasi antara Indonesia dan Rusia, yang telah terjalin selama 75 tahun.
Putin mengapresiasi partisipasi Indonesia dalam forum ekonomi St. Petersburg pada Juni lalu dan menyebut hubungan kedua negara terus berkembang secara konsisten.
Para pakar energi menilai keterlibatan Rusia dapat mempercepat transfer teknologinuklir dan memastikan keamanan pembangunan PLTN di Indonesia sesuai standar internasional.*
(cb/ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Siap Bantu Prabowo Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia, Putin: Saya Tahu Anda Punya Rencana Itu