Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BATANG KUIS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menghadapi kendala serius dalam menyelesaikan konflik pertanahan, terutama pada lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN II.
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, menyampaikan fakta tersebut pada Reses Komisi II DPR RI di D-Prima Hotel Kualanamu, Rabu (10/12/2025).
Menurut Bupati Asri, Pemkab tidak memiliki kewenangan penuh untuk mengelola tanah eks HGU sehingga banyak konflik agraria yang belum terselesaikan meski tekanan dari masyarakat cukup tinggi.Baca Juga:
Saat ini, tercatat 4.392,89 hektare tanah eks HGU yang menjadi sumber konflik antara penggarap dan masyarakat.
"Meskipun statusnya eks HGU, pelepasan status tanah memerlukan proses panjang, termasuk ganti rugi apabila ingin dijadikan aset pemerintah daerah," kata Bupati.
Bupati menekankan pentingnya lahan tersebut untuk mendukung pembangunan, termasuk program strategis nasional (PSN), ketahanan pangan, fasilitas pendidikan, serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Ia berharap Komisi II DPR RI dapat meneruskan keluhan daerah ini ke pemerintah pusat agar ada penyelesaian yang efektif.
Selain persoalan pertanahan, Pemkab Deli Serdang juga menghadapi bencana alam.
Sebanyak 19 dari 22 kecamatan terdampak banjir dan longsor dengan kerugian mencapai Rp 557 miliar, terutama di areal persawahan.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menyatakan bahwa persoalan lahan eks HGU termasuk urusan lintas sektoral yang memerlukan koordinasi kementerian pusat.
Ia menekankan pentingnya digitalisasi pertanahan untuk mempercepat proses dan mengurangi sengketa.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut, Sri Pranoto, mengungkapkan bahwa dari total HGU PTPN II seluas 62.161,03 ha, sebanyak 5.873,08 ha tidak diperpanjang, dengan jumlah terbesar berada di Deli Serdang.
Setiap harinya, BPN Sumut menerima rata-rata 311 berkas terkait tanah, menunjukkan tingginya kompleksitas pengurusan pertanahan di kabupaten ini.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik terang dalam penyelesaian konflik agraria dan memperkuat koordinasi antara Pemkab Deli Serdang, Komisi II DPR RI, dan kementerian terkait.*
(dh)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN