BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Tragedi di Tol Tegal: 4 Orang, Termasuk Balita, Ditemukan Tewas dalam Mobil

Adam - Jumat, 12 Desember 2025 12:27 WIB
Tragedi di Tol Tegal: 4 Orang, Termasuk Balita, Ditemukan Tewas dalam Mobil
Sebuah tragedi terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, Kamis (11/12/2025). Empat orang, termasuk satu balita, ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Kijang Kapsul warna silver bernomor polisi B 1973 KVA. (Foto: Dok. Polres Tegal)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEGAL – Sebuah tragedi terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, Kamis (11/12/2025).

Empat orang, termasuk satu balita, ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Kijang Kapsul warna silver bernomor polisi B 1973 KVA.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal, mobil tersebut sempat berhenti cukup lama di dua lokasi berbeda.

Baca Juga:

"Awalnya mereka berhenti di KM 250 wilayah Brebes. Karena berhenti cukup lama, petugas tol mendatangi mobil dan mendapati sopir dalam kondisi lemah. Petugas medis menyarankan agar dirujuk ke rumah sakit, namun pengemudi menolak dan menandatangani surat pernyataan sebelum melanjutkan perjalanan," jelas Kapolres Tegal, Jumat (12/12/2025).

Setelah melanjutkan perjalanan, mobil ditemukan kembali terparkir di Km 284+800.

Petugas tol yang memeriksa kendaraan tidak mendapatkan respons dari dalam mobil.

Pukul 08.04 WIB, petugas berusaha menggoyangkan kendaraan namun tetap tidak ada reaksi. Laporan pun diteruskan ke Unit PJR dan Polres Tegal.

Polisi yang tiba di lokasi kemudian mendapati empat orang di dalam mobil sudah meninggal dunia.

Korban terdiri dari tiga orang dewasa dan satu anak balita. Jenazah dievakuasi ke RSUD Suselo Slawi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan," kata Kapolres.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat, terutama pengendara yang melintasi ruas tol tersebut.

Petugas menekankan pentingnya kewaspadaan dan segera melaporkan kondisi kendaraan yang mencurigakan untuk menghindari risiko yang lebih besar.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru