BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Update Bencana Sumatera: 1.141 Meninggal, 163 Masih Hilang

Adelia Syafitri - Selasa, 30 Desember 2025 18:47 WIB
Update Bencana Sumatera: 1.141 Meninggal, 163 Masih Hilang
Tim Sar Gabungan saat mengevakuasi Koban Bencana Sumatera. (Foto:ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) per Selasa, 30 Desember 2025.

Hingga pukul 18.04 WIB, tercatat 1.141 orang meninggal dan 163 jiwa masih hilang.

Baca Juga:
Bencana yang terjadi pada periode 25–30 November 2025 ini dipicu oleh hujan lebat akibat Siklon Tropis Senyar dan penebangan pohon secara masif.

Dampaknya meluas ke 52 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut.Selain korban jiwa, BNPB mencatat 395 ribu orang mengungsi hingga hari ini, turun dari jumlah sebelumnya yang mencapai 1 juta jiwa.

Kabupaten/kota dengan korban tertinggi antara lain Aceh Utara (213 jiwa), Agam (192 jiwa), Tapanuli Tengah (127 jiwa), Tapanuli Selatan (88 jiwa), dan Aceh Tamiang (88 jiwa).Jumlah pengungsi terbanyak berada di Aceh Utara (166 ribu jiwa), Aceh Tamiang (115 ribu jiwa), Aceh Timur (20 ribu jiwa), Bireun (20 ribu jiwa), dan Gayo Lues (17 ribu jiwa).

BNPB bersama TNI-Polri, relawan, dan berbagai lembaga kemanusiaan terus melakukan pencarian dan penyelamatan, termasuk mendirikan posko bantuan dan mendistribusikan logistik bagi para pengungsi.

Kepala BNPB menekankan perlunya pencegahan bencana jangka panjang, termasuk rehabilitasi lingkungan dan pengelolaan hutan, untuk meminimalisasi risiko bencana serupa di masa depan.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mendikdasmen: 85 Persen Sekolah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Sudah Beroperasi
ASN Aceh Bergotong Royong Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana Jelang KBM 5 Januari
Sebulan Pascabanjir, Bupati Aceh Utara Keluhkan Minimnya Perhatian Pusat
Purbaya Kaget TNI AD Harus Utang Demi Bangun Jembatan Darurat Pascabencana
KSAD Maruli Simanjuntak Akui Belum Pahami Sistem Keuangan untuk Pembangunan Jembatan Pascabencana
Bupati Bener Meriah Akui Tak Mampu Tangani Rehabilitasi Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru