Kedatangan jenazah disambut dengan isak tangis dari keluarga dan kerabat saat peti jenazah di turunkan dari ambulance dan dibawa masuk ke rumah orang tua almarhum. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
ASAHAN — Sabtu (3/1/2025) dini hari, jenazah almarhum Pratu Fakhan Sauqi Marpaung tiba di rumah duka di Dusun IV Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Prajurit Yonif 113/Aceh ini meninggal dunia saat menjalankan tugas di wilayah perbatasan RI-Papua.
Kedatangan jenazah disambut dengan isak tangis dari keluarga dan kerabat saat peti jenazah di turunkan dari ambulance dan dibawa masuk ke rumah orang tua almarhum.
Sebelumnya, dikabarkan Pratu Fakhan diduga meninggal dunia setelah dianiaya oleh seniornya sesama prajurit TNI AD. Salah seorang keluarga korban saat dikonfirmasi awak media meminta Panglima TNI dan Kasad TNI untuk mengusut kasus ini secara tuntas.
"Kami berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan transparan dan kami berharap kiranya almarhum mendapatkan keadilan dengan memberikan tindakan tegas kepada pelaku," ujar keluarga tersebut.
Ayah almarhum, Zakaria Marpaung, dan ibu almarhum, Marsinah Wati Silalahi, nampak terpukul. Raut kesedihan jelas terlihat dari kedua orang tua saat melihat anak kesayangannya. "Intinya kami meminta keadilan dan berharap kasus meninggalnya anak kami dapat diusut tuntas," ujar Zakaria sambil terisak.
Sementara itu, pihak berwenang menyatakan masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian Pratu Fakhan Sauqi Marpaung.SM*