BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Pemulihan Sekolah Pascabanjir Aceh, Majelis Dikdasmen Turun Langsung

T.Jamaluddin - Sabtu, 10 Januari 2026 10:29 WIB
Pemulihan Sekolah Pascabanjir Aceh, Majelis Dikdasmen Turun Langsung
Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PWMAceh memimpin langsung kegiatan pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (10/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TAMIANG — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh memimpin langsung kegiatan pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (10/1/2026).

Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan layanan pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan kembali.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh, Iskandar Muda Hasibuan, turun ke lokasi bersama Sekretaris Majelis Hizqil Apandi dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rantau Aceh Tamiang.

Baca Juga:

Bersama guru, tenaga kependidikan, dan warga, mereka bergotong royong membersihkan ruang kelas, perabot, serta lingkungan sekolah yang sempat terendam banjir.

Iskandar Muda Hasibuan menegaskan, kehadiran pimpinan wilayah di lapangan merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah untuk memastikan keberlangsungan pendidikan.

"Pemulihan sekolah harus menjadi prioritas. Anak-anak tidak boleh terlalu lama kehilangan ruang belajar. Sekolah harus segera siap kembali menjadi tempat yang aman, bersih, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik," ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, serta Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Dukungan tersebut memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam pemulihan pendidikan pascabanjir.

Menurut Hizqil Apandi, gerakan bersih sekolah juga menitikberatkan pada pemulihan psikososial warga sekolah.

"Kami ingin membangkitkan kembali semangat guru dan siswa. Kehadiran bersama di sekolah hari ini adalah pesan bahwa pendidikan harus tetap berjalan, meskipun menghadapi musibah," katanya.

Ketua PCM Rantau Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas kepedulian Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh.

Ia menilai langkah ini menjadi penguat moral bagi sekolah dan masyarakat sekitar untuk bangkit bersama.

Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh berharap proses pemulihan sekolah pascabanjir dapat berlangsung cepat dan berkelanjutan, sehingga sekolah kembali menjadi ruang pembelajaran yang aman, bermakna, dan menjadi simbol kebangkitan pendidikan di tengah tantangan bencana alam.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wagub Aceh Apresiasi Bantuan Rp10,3 Miliar dari Berbagai Daerah untuk Korban Banjir
Kurangi Risiko Penyakit ISPA Pasca Banjir, Polres Aceh Selatan Semprot Jalan Berdebu Pakai Water Cannon
Wakil Bupati Tapteng Laporkan Dampak Banjir dan Longsor ke Mendagri: Sekolah, Jalan, dan 115 Rumah Ibadah Rusak, Pemulihan Jadi Prioritas
104 Sekolah Rakyat Mulai Dibangun Tahun Ini, Pemerintah Targetkan 200 Titik hingga 2027
BNPB Catat Lonjakan Korban Jiwa di Sumatra Pascabanjir dan Longsor: 1.182 Orang Tewas, 238 Ribu Warga Mengungsi
BNBA Huntap dan Huntara Sumut Masih Ada yang Belum Terkirim ke Pusat, Bobby Nasution: Harus Masuk Minggu Ini!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru