BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Fokus Menyimpang, Bupati Deli Serdang Tegaskan Arah Baru BUMD Bhineka Perkasa Jaya

Abyadi Siregar - Selasa, 13 Januari 2026 20:20 WIB
Fokus Menyimpang, Bupati Deli Serdang Tegaskan Arah Baru BUMD Bhineka Perkasa Jaya
Bupati Deli Serdang Asri Ludin (Tengah), saat memimpin rapat bersama jajaran direksi dan komisaris PT Bhineka Perkasa Jaya di Lubuk Pakam, Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LUBUK PAKAMBupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bhineka Perkasa Jaya harus kembali dikelola secara profesional dan fokus pada tujuan awal pendiriannya, yakni pembangunan perumahan subsidi bagi masyarakat.

Menurut Asri Ludin, sejak awal BUMD tersebut dibentuk untuk mengembangkan perumahan rakyat di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU), khususnya milik PTPN I.

Namun dalam perjalanannya, arah pengelolaan perusahaan dinilai menyimpang karena lebih berfokus pada pengelolaan fasilitas rekreasi.

Baca Juga:

"Core business BUMD ini bukan kolam renang, gedung pertemuan, atau usaha kuliner. Itu hanya usaha tambahan. Fokus utamanya adalah perumahan subsidi," kata Asri Ludin saat memimpin rapat bersama jajaran direksi dan komisaris PT Bhineka Perkasa Jaya di Lubuk Pakam, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menekankan, BUMD harus dikelola layaknya perusahaan swasta, bukan seperti perangkat daerah.

Perusahaan daerah, kata dia, harus hidup dari aktivitas bisnis, bukan bergantung pada penyertaan modal pemerintah.

"BUMD ini perusahaan, bukan dinas. Jangan berharap terus pada kucuran APBD," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, menurut Asri Ludin, telah menanamkan aset dan infrastruktur senilai puluhan miliar rupiah kepada BUMD tersebut.

Karena itu, manajemen diminta memaksimalkan pemanfaatan aset yang telah tersedia.

Bupati juga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi jika tidak ada perubahan signifikan dalam waktu dekat.

Ia mengungkapkan telah memberi kesempatan selama sekitar 10 bulan kepada direktur sebelumnya untuk melakukan pembenahan, namun hasilnya dinilai belum optimal.

"Saya tidak mau berlama-lama. Kalau tidak sejalan dengan visi perusahaan dan tidak ada perbaikan, tentu akan dievaluasi," kata dia.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kepala Kanwil BPN Bali I Made Daging Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Bidpropam Polda Bali Gelar Gaktibplin di Polres Gianyar, Semua Personel Tes Urine Negatif Narkoba
BRI Tabanan Kediri Gandeng LPD Braban Perluas Layanan Transaksi Keuangan Desa
HBI ke-76: Layanan Paspor Simpatik Imigrasi Medan Buka Akses Mudah ke Masyarakat
Pemerintah Siapkan Rumah Tipe 36 untuk Korban Banjir Sumatera, Ini Detailnya
Kepercayaan Global: Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Tantangan Diplomasi Berat Menanti
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru