Sidak ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga sembako tetap terkendali selama bulan puasa Ramadhan.
Sidak tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut, Walikota Tebing Tinggi, Plt Kadis Perindag ESDM, Direktur Krimsus Polda Sumut, Kadis Hanpang Tebing Tinggi, Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam kunjungan ini, Budi Santoso menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau harga dan ketersediaan sembako di pasar tradisional maupun ritel modern.
"Pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan tersedia cukup dengan harga terjangkau," ujar Mendag.
Sementara itu, BulogSumut sebagai operator pemerintah dalam penyediaan pangan menjamin stok Beras SPHP dan Minyakita tetap aman.
Pemimpin Wilayah BulogSumut, Budi Cahyanto, mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan pedagang pasar tradisional untuk menjaga suplai.
"Stok beras SPHP saat ini sebanyak 52.000 ton dan Minyakita 1,7 juta liter. Jumlah ini cukup hingga pasca-Lebaran. Harga eceran maksimum ditetapkan Rp13.100 per kilogram untuk beras SPHP dan Rp15.700 per liter untuk Minyakita," jelas Budi.
Ia juga menghimbau masyarakat agar membeli sesuai kebutuhan untuk menjaga distribusi tetap lancar.
Dengan langkah ini, pemerintah dan Bulog berharap masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman, sementara stabilitas harga sembako di Sumatera Utara tetap terjaga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Mendag Budi Santoso Sidak Pasar Gambir Tebing Tinggi, Pastikan Harga Sembako Terkendali Selama Ramadhan