Golkar Respons Sikap PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Sarmuji: Rakyat yang Menilai
JAKARTA Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan posisi partainya seba
POLITIK
JAKARTA – Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di lingkungan markas kepolisian setelah tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan suap dalam perkara batu bara serta ASABRI.
Kamis (9/7/2026), pengetatan pengamanan dilakukan sejak pintu masuk kawasan Polda Metro Jaya. Setiap pengunjung yang datang diperiksa dan dimintai keterangan mengenai tujuan kedatangannya sebelum diperbolehkan memasuki area markas kepolisian.
Pengamanan juga diperketat di sekitar Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Sejumlah personel Brigade Mobil (Brimob) bersenjata laras panjang tampak disiagakan di beberapa titik, sementara kendaraan taktis (rantis) turut ditempatkan di depan gedung sebagai bagian dari langkah pengamanan.Baca Juga:
Sebelumnya, tim gabungan Kortas Tipikor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi yang diduga berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi, TPPU, dan suap dalam pengadaan batu bara serta perkara ASABRI.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penggeledahan dilakukan secara serentak di sejumlah kantor perusahaan, rumah pribadi, apartemen, hingga tempat usaha yang berada di Jakarta dan wilayah penyangga.
"Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," kata Budi Hermanto.
Beberapa lokasi yang digeledah antara lain kantor PT CBS di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, PT KNI di Jakarta Pusat, sebuah rumah di Serpong Utara, Kafe de'Clan Signature di Cipete, Point Money Changer di Jakarta Selatan, sejumlah rumah di kawasan Mega Kuningan, Gandaria Selatan, Apartemen Pacific Place, serta sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Kepala Kortas Tipikor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengungkapkan, dari penggeledahan di Kafe de'Clan Signature, penyidik menyita berbagai dokumen, perangkat elektronik, telepon genggam, hingga uang tunai dalam berbagai mata uang.
Barang bukti yang diamankan meliputi SGD3.130.000, USD889.965, dan uang tunai sebesar Rp259.159.000. Jika dikonversikan, total nilainya diperkirakan mendekati Rp60 miliar.
Selain itu, dari lokasi Point Money Changer, penyidik turut menyita 71 item barang bukti serta 16 jenis mata uang asing dengan nilai keseluruhan sekitar Rp7,2 miliar.
Polri menegaskan penyidikan terhadap dugaan korupsi, TPPU, dan suap dalam perkara batu bara serta ASABRI masih terus berlangsung. Penyidik juga terus mendalami keterlibatan para pihak serta menelusuri aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana tersebut.* (oz/dh)
JAKARTA Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan posisi partainya seba
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), M
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima nota keberatan
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di lingkungan markas kepolisian setelah tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrim
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 Dolar Singapura (SGD) dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menjalani sidang lanjutan dengan agen
NASIONAL
JAKARTA Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang melibatkan PLN Batu Bara, ASA
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah barang bukti hasil penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tiba di Markas Polda Metro
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai t
PEMERINTAHAN