Golkar Respons Sikap PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Sarmuji: Rakyat yang Menilai
JAKARTA Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan posisi partainya seba
POLITIK
JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang melibatkan PLN Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Seluruh pihak pun diminta tidak menghalangi jalannya proses penyidikan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan perkara dugaan korupsi tersebut dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk dilakukan pengungkapan dan proses penyidikan," kata Budi kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).Baca Juga:
Budi menegaskan siapa pun yang mencoba menghambat proses penyidikan dapat dikenai sanksi pidana. Ia mengimbau seluruh pihak menghormati langkah hukum yang tengah dilakukan penyidik.
"Kami mengimbau kepada seluruh pihak agar sama-sama menghormati proses yang dilakukan oleh pihak Kepolisian," ujarnya.
Menurutnya, tindakan menghalangi penyidikan perkara korupsi memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
"Kami menyampaikan kepada siapa pun yang mencoba menghalang-halangi proses penyidikan dapat diproses berdasarkan Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Polda Metro Jaya dan Mabes Polri tetap mengacu pada asas profesionalitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas. Seluruh tindakan kepolisian dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Sebelumnya, penyidik melakukan penggeledahan di Kafe de'Clan Signature dan menemukan sebuah brankas tersembunyi yang berisi uang tunai dalam berbagai mata uang asing serta rupiah.
Dari lokasi tersebut, polisi menyita uang sebesar SGD3.130.000 dalam pecahan SGD100, USD889.965, serta Rp259.159.000. Nilai keseluruhan barang bukti itu diperkirakan mencapai sekitar Rp60 miliar.
Selain itu, penyidik juga menggeledah sebuah rumah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul. Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto mengungkapkan petugas menemukan brankas berisi tujuh koper yang menyimpan emas batangan dan uang tunai.
Barang bukti yang ditemukan meliputi 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar USD4.767.300, SGD14.083.800, serta uang tunai dalam mata uang rupiah. Total nilai seluruh barang bukti tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.
Tak hanya itu, penyidik turut menyita sejumlah dokumen, telepon genggam, dan foto keluarga yang diduga berkaitan dengan pemilik rumah maupun barang bukti tersebut. Hingga kini, Polri masih belum mengungkap identitas pemilik rumah karena proses penyidikan masih berlangsung.
JAKARTA Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan posisi partainya seba
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), M
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima nota keberatan
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di lingkungan markas kepolisian setelah tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrim
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 Dolar Singapura (SGD) dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menjalani sidang lanjutan dengan agen
NASIONAL
JAKARTA Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang melibatkan PLN Batu Bara, ASA
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah barang bukti hasil penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tiba di Markas Polda Metro
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai t
PEMERINTAHAN