Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 2026
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
JAKARTA – Partai Golkar merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan posisi partainya sebagai kekuatan penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Golkar menilai keputusan tersebut merupakan hak politik PDIP dan akan dinilai langsung oleh masyarakat.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, mengatakan pihaknya menghormati sikap yang diambil PDIP. Menurutnya, setiap partai politik memiliki kebebasan menentukan posisi politiknya masing-masing.
"Terserah PDI Perjuangan saja, mau posisi apa silakan saja," kata Sarmuji kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).Baca Juga:
Sarmuji mengaku tidak ingin terlalu jauh menanggapi keputusan PDIP tersebut. Ia menilai pada akhirnya masyarakat yang akan memberikan penilaian terhadap langkah politik setiap partai.
"Nanti rakyat yang menilai," ujarnya.
Meski demikian, Sarmuji menegaskan bahwa politik tidak hanya sebatas pernyataan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan tindakan yang nyata.
"Kami menghormati saja. Tapi kalau saya sendiri politik adalah sikap dan tindakan," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan partainya memilih menjadi kekuatan penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan melalui surat internal DPP PDIP yang ditandatangani pada 1 Juli 2026.
Dalam surat itu, Megawati menjelaskan bahwa sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia tidak mengenal istilah oposisi maupun koalisi sebagai konsep yang diatur dalam konstitusi.
Menurutnya, demokrasi Indonesia membutuhkan keseimbangan kekuasaan, penghormatan terhadap supremasi konstitusi, serta keberanian menyampaikan kritik dan koreksi terhadap jalannya pemerintahan.
Megawati juga menegaskan bahwa Presiden dipilih langsung oleh rakyat sehingga keberlangsungan pemerintahan tidak ditentukan oleh dukungan mayoritas di DPR, melainkan oleh ketentuan konstitusi. Karena itu, PDIP memilih menjalankan fungsi penyeimbang sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dalam sistem presidensial Indonesia.* (d/dh)
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi untuk membuka peluang melantai di
PEMERINTAHAN
BATU BARA Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Pemerintah Desa (Pemdes) Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Persoalan pendidikan di Aceh dinilai tidak sematamata berkaitan dengan kekurangan regulasi. Aceh justru memiliki sejumlah la
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi III DPR RI menyampaikan perkembangan pembahasan Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset dalam rapat paripurna DP
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang wanita berinisial AAFL, 26 tahun, yang bekerja sebagai disc jockey (DJ), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nama Nokia mungkin tidak lagi mendominasi pasar ponsel seperti pada masa kejayaannya. Namun, merek yang pernah menjadi salah sat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month t
EKONOMI
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, memimpin Sidang Luar Biasa pengambilan sumpah, pelantikan
NASIONAL