Momentum 1 Muharam, Rico Waas Dorong Warga Bangun Medan dari Hal Sederhana
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai t
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari sejumlah media internasional yang menyoroti dugaan korupsi, efektivitas penggunaan anggaran, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat dalam pelaksanaan program tersebut.
Sorotan tersebut muncul seiring berkembangnya penyelidikan dugaan penyimpangan anggaran yang dilakukan aparat penegak hukum terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pengadaan program MBG.
Media Asing Soroti Program MBG
Media internasional Al Jazeera yang berbasis di Doha, Qatar, menyebut kasus dugaan korupsi dalam program MBG sebagai salah satu dugaan skandal korupsi terbesar yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:
Program Prioritas Pemerintah
Program Makan Bergizi Gratis mulai dijalankan pada Januari 2025 sebagai salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak-anak, memperbaiki konsentrasi belajar siswa, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal melalui penyerapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah membangun hampir 28 ribu dapur di berbagai wilayah Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari.
Angka Stunting Menurun, Tantangan Masih Besar
Berdasarkan data Bank Dunia yang dikutip Al Jazeera, prevalensi stunting di Indonesia dalam satu dekade terakhir berhasil turun hingga berada di kisaran 20 persen.
Meski demikian, angka tersebut masih tergolong tinggi, terutama di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur yang hingga kini masih menghadapi persoalan akses pangan dan layanan kesehatan.
Penyelidikan Dugaan Korupsi Terus Berkembang
Kasus dugaan korupsi dalam program MBG mencuat setelah aparat menangkap Kepala Badan Gizi Nasional beserta dua wakilnya pada awal Juni 2026.
Ketiganya diduga terlibat dalam penyimpangan proyek pengadaan dengan nilai mencapai sekitar 56 juta dolar Amerika Serikat.
Seiring berjalannya penyelidikan, aparat terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
Mengutip laporan SCMP, penyidik saat ini memeriksa sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang anggota aktif kepolisian dan seorang perwira militer yang diduga berkaitan dengan proses pengadaan dalam program tersebut.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai t
PEMERINTAHAN
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau kesiapan Hunian Tetap (Huntap) Presisi di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuru
PERISTIWA
JAKARTA Akademisi sekaligus praktisi hukum Firman Wijaya menilai pelaku usaha jasa konstruksi membutuhkan perlindungan hukum yang proporsi
NASIONAL
BOGOR Proses pembongkaran brankas rahasia yang ditemukan polisi saat penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jaw
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PAN Endang Agustina menyatakan dukungan penuh kepada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (K
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melinta
EKONOMI
DELI SERDANG PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menjadwalkan pemadaman listrik di puluhan lokasi di Kabupaten
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan pasar spot, Kamis (9/7/2026). Rupiah tercat
EKONOMI
JAKARTA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian p
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan perkara dugaan ijazah Presiden RI ke7 Joko Widodo (Jokowi) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Ka
NASIONAL