BREAKING NEWS
Selasa, 03 Februari 2026

Swasembada Energi Jadi Prioritas, Prabowo Beri Arahan Tegas ke Dewan Energi Nasional

Adelia Syafitri - Rabu, 28 Januari 2026 19:27 WIB
Swasembada Energi Jadi Prioritas, Prabowo Beri Arahan Tegas ke Dewan Energi Nasional
Presiden Prabowo Subianto usai pelantikan anggota DEN di Istana Negara, Rabu (28/1/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan arahan kepada Dewan Energi Nasional (DEN) untuk secara bertahap menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) hingga Indonesia mencapai swasembada energi.

Arahan ini disampaikan usai pelantikan anggota DEN di Istana Negara, Rabu (28/1/2026).

Menurut Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, pelantikan ini menandai babak baru penataan kebijakan energi nasional dengan menempatkan sektor energi sebagai prioritas pembangunan.

Baca Juga:

"Program prioritas Bapak Presiden menyangkut kedaulatan, ketahanan, kemandirian, dan swasembada energi. Salah satu instrumen negara adalah melalui arah kebijakan dan roadmap yang dibangun bersama DEN," kata Bahlil.

Prabowo memberikan empat arahan utama kepada DEN:

1. Menjaga kedaulatan energi nasional tanpa intervensi pihak mana pun.

2. Memperkuat ketahanan energi dengan meningkatkan cadangan BBM dari 21 hari menjadi 3 bulan melalui pembangunan fasilitas penyimpanan (storage).

3. Mendorong kemandirian energi dengan menekan ketergantungan impor BBM, yang saat ini masih mencapai sekitar 30 juta kiloliter per tahun untuk solar maupun bensin.

4. Mewujudkan swasembada energi sebagai tujuan akhir pembangunan sektor energi nasional.

Bahlil menambahkan, roadmap kebijakan energi kini telah memasuki tahap implementasi, termasuk kerja sama internasional dan penguatan organisasi pendukung.

Pemerintah juga menyiapkan regulasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan ini.

"Roadmap sudah selesai. Sekarang kita masuk ke tahapan implementasi, termasuk kerja sama dengan negara lain dan penguatan organisasinya. Perpres sedang dalam proses," ujar Bahlil.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kedaulatan energi nasional sekaligus menekan ketergantungan impor BBM, sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan dan keamanan energi nasional.*

(oz/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ahli AI Bersaksi: Riset Roy Suryo cs Tentang Ijazah Jokowi Lebih Tepat Disebut Ilmiah, Bukan Pelanggaran
Prabowo Tunjuk Bahlil sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional
Dalam Sidang Korupsi Pertamina, Jaksa Ungkap Dugaan Penyimpangan Impor BBM dan Sewa Terminal
Siapa Saja Anggota DEN Baru yang Akan Dilantik Presiden Prabowo? Ini Daftarnya
Polresta Denpasar Luncurkan “Polantas Menyapa”, Dampingi Pemohon SIM Saat Ujian Teori
Kapolsek Denpasar Timur Sambang Tokoh Adat, Pastikan Nyepi 2026 Aman dan Tertib
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru