BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

PWI Bersama Kementerian Pertahanan Gelar Retret Pers dalam Rangkaian Hari Pers Nasional 2026

S. Erfan Nurali - Kamis, 29 Januari 2026 20:50 WIB
PWI Bersama Kementerian Pertahanan Gelar Retret Pers dalam Rangkaian Hari Pers Nasional 2026
Retret dibuka secara resmi di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan menggelar Retret PWI Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan di tengah tantangan disinformasi dan dinamika informasi global.

Retret dibuka secara resmi di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Januari 2026.

Baca Juga:

Upacara pembukaan dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, didampingi Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Retret PWI 2026 mengusung tema Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.

Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI daerah dari seluruh Indonesia, dan berlangsung selama empat hari hingga 1 Februari 2026.

Ketua Umum PWI Akhmad Munir mengatakan, retret ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam membangun kapasitas wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

"Retret ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama agar insan pers Indonesia tetap berpegang pada etika jurnalistik sekaligus memiliki ketahanan dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan arus informasi global," ujar Munir.

Dalam sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin yang dibacakan Kepala BPSDM Pertahanan, ditegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Menurut Menteri Pertahanan, pers yang profesional dan berintegritas dapat menjadi mitra negara dalam memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa, dengan tetap menjunjung prinsip independensi dan kebebasan pers sebagaimana dijamin konstitusi.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta serta pemberian materi Building Learning Commitment dan pengantar nilai-nilai dasar bela negara sebagai pembekalan awal bagi seluruh peserta retret.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?
Lions Monas Entrepreneur 307-A1 Gelar Baksos, Meringankan Beban Ibu-Ibu Rancamaya Bogor
Kanwil Kemenkum Bali Ikuti Webinar KUHAP, Tegaskan Dukungan pada Reformasi Hukum Nasional
Dubes UEA Sambangi Jokowi di Solo, Sampaikan Salam Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Kamis 29 Januari 2026: Seluruh Wilayah Hujan Ringan
Purbaya Sebut Iuran Dewan Perdamaian Sebagian Besar Bisa dari APBN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru