BOGOR — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan akan membuka dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BOP) atau DewanPerdamaian.
Dialog ini bertujuan untuk menyampaikan alasan pemerintah dalam mengikuti organisasi internasional tersebut.
"Kita nanti akan berdialog dengan MUI dan kami yakin nanti kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini. Itu kan bagian dari cara kita membangun dialog," ujar Pras saat ditemui di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Pras menegaskan, selain menjelaskan alasan bergabung, pemerintah juga akan menampung masukan dan pendapat dari MUI.
Hal ini dinilai penting agar keputusan pemerintah mendapat pemahaman yang komprehensif dari tokoh agama dan masyarakat.
"Kalau kita tidak ikut bergabung bagaimana? Kita berdialog untuk memberikan masukan, memberikan pendapat dalam rangka kita memastikan perjuangan kita supaya bangsa Palestina bisa diakui kemerdekaannya, kan begitu," tambahnya.
Keputusan Indonesia untuk bergabung di BOP sebelumnya menuai perhatian publik dan berbagai tanggapan.
Pemerintah menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari diplomasi internasional untuk mendukung perdamaian global, khususnya dalam isu Palestina.
Dialog dengan MUI diharapkan berlangsung dalam waktu dekat dan menjadi wadah klarifikasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam isu-isu strategis diplomasi.*
(kp/ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Pemerintah Siapkan Dialog dengan MUI Terkait Keanggotaan Indonesia di Board of Peace