Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
MEDAN – Rencana pengoperasian kembali PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang sebelumnya dicabut izinnyabersama 27 perusahaan lain dan akan dikelola oleh PT Danantara, memicu reaksi keras dari Lamsiang Sitompul, Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak (HBB).
Dalam sebuah PodcastBUKA-BUKAAN bitvonline.com, Senin (2/2/2026), Lamsiang menegaskan penolakan HBB terhadap pengoperasian kembali PT TPL tersebut. Ia juga meminta agar pemerintah harus "bertobat" dan memperhatikan dampak ekologis serta hak masyarakat.
Baca Juga:
"Negara memang harus bertobat. Apa masih kurang besar bencana kemarin sebagai peringatan dari Tuhan? Yang diinginkan masyarakat adalah pulihkan hutan dan kembalikan lahan masyarakat," tegas Lamsiang di Podcast BUKA-BUKAAN yang dipandu Pemimpin Redaksi bitvonline.com Abyadi Siregar.
Menurutnya, pengoperasian PT TPL dengan pola lama di bawah kendali PT Danantara—menggantikan hutan beragam dengan tanaman satu jenis seperti eukaliptus—adalah kesalahan fatal yang merusak keseimbangan ekosistem.
"Bumi ini bisa lestari karena tanaman dan hewan yang multikultural. Menjadikan hutan tanaman sejenis berarti melawan Tuhan," tambahnya.
Selain dampak lingkungan, Lamsiang menyoroti persoalan hak ulayat masyarakat. Ia menilai klaim lahan operasional PT TPL terhadap 167.000 hektar tidak jelas, dan banyak lahan masyarakat yang terdampak tidak mendapatkan kejelasan.
"Dulu di era Belanda ada pemetaan dan redistribusi lahan untuk warga. Sekarang malah tanah rakyat dibagi-bagi, lebih 'Belanda' mana Belanda daripada pemerintah sendiri?" katanya.
HBB menegaskan akan terus bersuara menuntut penutupan permanen PT TPL di bawah kendali PT Danantara, sembari menyerukan agar pemerintah menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian alam. Lamsiang juga menekankan, jika pemerintah mengabaikan aspirasi masyarakat, Tuhan akan tetap mendengar.
"Perintah Tuhan jelas: tinggal di bumi dan pelihara. Jika kita merusak, Tuhan marah. Makanya, pemerintah harus bertobat!" pungkas Lamsiang.*(tp/dh)
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI