BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Anak SD di Ngada Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Tak Boleh Terulang, Seolah Negara Tak Hadir

Dharma - Rabu, 04 Februari 2026 20:27 WIB
Anak SD di Ngada Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Tak Boleh Terulang, Seolah Negara Tak Hadir
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada NTT, Gerardus Reo, meninjau rumah YBR, siswa SD yang bunuh diri. (foto: Pemkab Ngada)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia menekankan, pencegahan tragedi serupa membutuhkan kerja sama lintas pihak, mulai dari orang tua, guru, sekolah, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

Lalu mengingatkan bahwa kasus-kasus serupa bisa saja terjadi di daerah lain namun luput dari perhatian publik.

"Jangan sampai karena tidak viral, lalu kita menganggap masalah ini tidak ada," kata dia.

YBS ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 29 Januari 2026, di sebuah pohon cengkeh dekat tempat tinggalnya di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada.

Ia tinggal bersama neneknya setelah sang ibu kesulitan memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Sebelum meninggal, YBS meninggalkan secarik surat dalam bahasa daerah yang ditujukan kepada ibunya.

Pesan tersebut menyiratkan tekanan batin mendalam yang dialami korban akibat kondisi ekonomi keluarganya.

Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya kehadiran negara secara nyata dalam memastikan pendidikan yang aman, inklusif, serta ramah bagi kesehatan mental anak.*


(tb/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Puan Maharani: Negara Tak Boleh Biarkan Anak Hilang Nyawa karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena
Ketua MWA USK Satukan Tangan Rektor Lama dan Rektor Terpilih, Simbol Sinergi Pendidikan Aceh
Forum Pemuda Lintas Agama Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman
Gubernur NTT Ungkap Penyebab Keluarga Bocah SD Ngada Tak Terima Bansos: Masalah Administrasi Kependudukan
Bocah SD di Ngada Tewas Akhiri Hidup, Cak Imin: Saya Minta Semuanya Terbuka
Cak Imin: PKB Yakin Prabowo Sukses Memimpin, Bahkan Untuk 10 Tahun Mendatang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru