Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk membangun budaya disiplin di jalan raya.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus patroli adalah jalur alternatif Pringsewu menuju Kecamatan Sukoharjo.
Jalur tersebut dinilai memiliki potensi kerawanan lalu lintas karena kerap dipadati kendaraan.
Dalam kegiatan patroli, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara yang melanggar aturan.
Selain patroli, jajaran PolresPringsewu juga aktif melakukan sosialisasi di berbagai titik keramaian, seperti pasar, pusat pertokoan, dan ruang publik lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diingatkan tentang pentingnya penggunaan helm, sabuk pengaman, kelengkapan surat kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas PolresPringsewu Iptu I Kadek Gunawan mengatakan Operasi Keselamatan tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.
"Kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Melalui patroli dan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin disiplin sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan," ujar Kadek.
Ia menambahkan, PolresPringsewu akan terus mengintensifkan kegiatan serupa selama Operasi Keselamatan berlangsung, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan lalu lintas tinggi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban bersama di jalan raya.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Hari Keempat Operasi Keselamatan, Polres Pringsewu Gencarkan Patroli dan Edukasi Lalu Lintas