Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara dunia pendidikan dan pemangku kebijakan, dengan fokus pada peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Utara.
Dalam paparannya, Bobby menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda melalui teknologi, inovasi, dan kewirausahaan sosial.
"Pembangunan berkelanjutan membutuhkan partisipasi generasi muda yang memiliki pemikiran terbuka, kemampuan berinovasi, dan kemauan untuk berkolaborasi. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kami melihat mahasiswa dan institusi pendidikan sebagai mitra strategis dalam menciptakan solusi berdampak bagi masyarakat," ujarnya.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menegaskan bahwa nilai Fostering and Empowering menjadi landasan universitas dalam membina mahasiswa agar tumbuh secara berkelanjutan, unggul secara akademik, dan memiliki kepedulian sosial serta kepemimpinan.
Sementara itu, Direktur BINUS @Medan, Tri Juniarty, menambahkan bahwa fokus kampus sebagai Global Digitalpreneur Campus mendorong mahasiswa mengintegrasikan teknologi digital dan kewirausahaan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah hingga global.
Acara yang dihadiri mahasiswa, dosen, dan pemangku kepentingan ini juga membuka sesi tanya jawab yang membahas peluang kontribusi generasi muda dalam kebijakan publik, inovasi sosial, dan kolaborasi lintas sektor.
Studi Generale ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global, serta menjadi bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.*
(tm/ad)
Editor
: Adam
Gubsu Bobby Nasution Dorong Generasi Muda Sumut Berperan Aktif dalam Pembangunan Berkelanjutan