PT Hamawas, pengelola Jalan Tol Kutepat, menggelar kegiatan Apel dan Donor Darah dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, Selasa (3/2), di Rest Area KM 99. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
SUMUT – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), pengelola Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat), menggelar kegiatan Apel dan Donor Darah dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, Selasa (3/2), di Rest Area KM 99.
Dengan tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif", kegiatan ini menegaskan komitmen Hamawas dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat di seluruh ruas tol yang dikelola.
Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, menjelaskan bahwa penerapan K3 di tol sangat penting karena tingginya risiko pekerjaan di lapangan.
"Seluruh kegiatan pada Bulan K3 ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap K3. Tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan," ujarnya.
Pelaksanaan K3 di Hamawas mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan dengan action plan termasuk emergency plan, hingga Tool Box Meeting (TBM) atau briefing pagi sebelum memulai pekerjaan, untuk memastikan standar keselamatan dipenuhi.
Usai apel, seluruh peserta menandatangani komitmen bersama terhadap penerapan K3, dilanjutkan dengan kegiatan donor darah.
Aksi ini tidak hanya melibatkan internal perusahaan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dan pengguna jalan.
Salah seorang pendonor, Tia, mengaku senang bisa berpartisipasi.
"Selain membantu orang yang membutuhkan, saya juga mendapatkan manfaat kesehatan. Kegiatan ini sangat bermanfaat," ujarnya.
Hasil kegiatan, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Batu Bara, berhasil mengumpulkan 60 kantong darah, yang siap mendukung ketersediaan stok darah selama bulan suci Ramadhan.
Ergy menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menumbuhkan budaya K3 yang disiplin, profesional, dan berkesinambungan.
"Keselamatan dan kesehatankerja bukan sekadar aturan, tapi bagian dari tanggung jawab kita semua," tutupnya.*