BALI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Bali didominasi hujan disertai petir pada Kamis, 12 Februari 2026.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai angin kencang dan peningkatan kelembapan udara.
Berdasarkan data BMKG, hujan petir berpotensi terjadi di sembilan kabupaten/kota di Bali, yakni Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng, dan Kota Denpasar.
Suhu udara di wilayah Bali diperkirakan berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni antara 76 hingga 99 persen.
Di wilayah barat Bali, Kabupaten Jembrana diprakirakan mengalami hujanpetir dengan suhu 23–27 derajat Celsius dan kelembapan 85–99 persen.
Kondisi serupa juga terjadi di Tabanan dengan suhu 23–28 derajat Celsius serta kelembapan 84–98 persen.
Untuk wilayah Badung dan Kota Denpasar, hujanpetir diprediksi terjadi dengan suhu maksimum mencapai 30 derajat Celsius.
Kelembapan udara di Badung berkisar 77–97 persen, sedangkan Denpasar 77–95 persen.
Sementara itu, Kabupaten Gianyar diprakirakan mengalami suhu 23–29 derajat Celsius dengan kelembapan 78–97 persen.
Di Klungkung, suhu berkisar 25–30 derajat Celsius dan kelembapan 78–94 persen.
Wilayah dataran tinggi seperti Bangli diperkirakan memiliki suhu lebih rendah, yakni 21–25 derajat Celsius dengan kelembapan 84–99 persen.
Adapun Karangasem dan Buleleng masing-masing mencatat suhu 22–27 derajat Celsius dan 24–29 derajat Celsius, dengan kelembapan di atas 76 persen.